Raih IPK Tertinggi di Farmasi UGM, Bela Tak Hanya Fokus ke Akademik

338
Seorang wakil wisudawan biasanya hanya fokus dengan kegiatan akademiknya. Foto: Bela
Seorang wakil wisudawan biasanya hanya fokus dengan kegiatan akademiknya. Foto: Bela

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Menjadi wakil wisudawan Fakultas Farmasi UGM tak pernah disangka oleh Asa Salsabela Arianti.

Perempuan yang akrab disapa Bela ini, mengaku sebagai mahasiswa yang santai dan tak punya target mendapatkan IPK tinggi.

Seorang wakil wisudawan biasanya hanya fokus dengan kegiatan akademiknya.

Namun, Bela sebagai wisudawan dengan IPK tertinggi, jauh dari kesan ini.

“Sebenarnya nggak nyangka bisa jadi wakil wisudawan, yang lain IPK-nya juga pada tinggi. Untuk bisa mencapai ke tahap ini, aku orangnya slow. Nggak menuntut diri sendiri harus dapat nilai IPK tertentu. Tetapi, sejak dulu, kalau di kampus ya fokus belajar, di luar itu aku main,” kata Bela kepada KAGAMA belum lama ini.

Bela menjelaskan bahwa kehidupannya di kampus selama ini seimbang antara kewajiban dan kebutuhan refreshing-nya.

Dalam perjalanan menggapai kesuksesan selama kuliah, mahasiswa tidak terlepas dari upaya membangun manajemen waktu.

Bela tidak hanya sibuk dengan dunia akademik, ia juga menyempatkan diri untuk berorganisasi.

“Aku nggak melulu belajar terus di kampus. Waktu aku bagi dua, untuk kuliah dan organisasi. Kalau cuma kuliah aja, nilai malah turun,” ujarnya sambil tertawa.

Bela mempuyai pandangan berbeda soal cara menjadi mahasiswa berprestasi.