Purworejo adalah Tanah Hadiah dari Kerajaan Medang Kamulan kepada Abdi Dalem Paling Setia

647
Dosen alumnus UNY alumnus UGM, Dr. Purwadi, M.Hum., mengungkap masa lalu Kabupaten Purworejo pada masa pemerintahan Kerajaan Medang Kamulan. Foto: @ngadiyono
Dosen alumnus UNY alumnus UGM, Dr. Purwadi, M.Hum., mengungkap masa lalu Kabupaten Purworejo pada masa pemerintahan Kerajaan Medang Kamulan. Foto: @ngadiyono

KAGAMA.CO, YOGYAKARTA – Kalender Masehi menunjukkan tahun 929 pada waktu itu.

Tahun itu bertepatan dengan periode keenam Kerajaan Medang Kamulan berkuasa di tanah Jawa.

Adalah Mpu Sindok yang tengah jadi pemimpin kerajaan Mataram Lama ini.

Menurut Ketua Lokantara (Lembaga Olah Kajian Nusantara), Dr. Purwadi, M.Hum, Medang Kamulan punya beberapa nama, salah satunya adalah Medang Kawitan.

“Kata Medang merujuk pada suasana keselamatan, ketentraman, kemakmuran, kemeriahan, keramaian. Sedangkan Kawitan berarti permulaan,” tutur Purwadi.

Baca juga: Alumnus Akuntasi UGM Didapuk Jadi Deputi Keuangan dan Manajemen Risiko Kementerian BUMN

Keberadaan Mpu Sindok sebagai penguasa Medang disebut-sebut melahirkan dinasti baru, yakni Wangsa Isyana.

Sejumlah pihak menyebut bahwa kemunculan Wangsa Isyana mengakhiri takhta Wangsa Sailendra yang memimpin Medang sejak Raja Sanjaya.

Fenomena ini ditandai pula dengan pemindahan Kerajaan Medang menuju Jawa Timur.

Mpu Sindok memindahkan Kerajaan Medang demi menghindari bencana alam.

“Pemerintahan Mataram yang beribukota di daerah Dulangmas (Jawa Tengah) dipindah ke tepi muara Kali Brantas (Jawa Timur),” ujar Purwadi.

Baca juga: Owner Jawara Banten Farm Alumnus UGM: Jangan Bertani dan Beternak Hanya karena Sedang Tren