Purwanto yang Bijak dan Meneduhkan Telah Tutup Usia

194
Sebagai dosen senior, Purwanto meninggalkan kesan mendalam di hati mahasiswa dan koleganya. Foto: Istimewa
Sebagai dosen senior, Purwanto meninggalkan kesan mendalam di hati mahasiswa dan koleganya. Foto: Istimewa

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – UGM kembali berduka, dosen senior dari Departemen Sosiologi, FISIPOL UGM, Drs. H. Purwanto, SU., M.Phil, meninggal pada Minggu (7/7/2019) di usianya yang ke-63 tahun.

Salah satu staf Departemen Sosiologi mengabarkan, kondisi kesehatan Purwanto beberapa hari terakhir menurun.

Pria kelahiran 3 Januari 1956 itu terpaksa harus dirawat di rumah sakit sampai ia tutup usia.

Sebagai dosen senior, Purwanto meninggalkan kesan mendalam di hati mahasiswa dan koleganya.

Dewi Cahyani Puspitasari, MA, sebagai sesama dosen memandang Purwanto tidak hanya sekadar rekan kerja.

Baca juga: Kabar Duka, Ketua KAGAMADOK Sugiri Syarief Meninggal Dunia

“Buat saya pribadi sebagai murid, bimbingan dan kolega beliau adalah sosok orang tua, guru yang mengayomi, pembimbing yang sabar,” ungkap Dewi kepada KAGAMA.

Sosok Purwanto dalam mendedikasikan dirinya di UGM, dikatakan oleh Dewi selalu menjadi inspirasi bagi orang-orang di sekitarnya.

“Saya selalu memperoleh banyak ilmu kesabaran, ketekunan dan ketelitian dari beliau. Saya yakin beliau orang sangat baik. Insya Allah almarhum husnul khotimah Allahumma Amiin,” ujar dosen sekaligus Sekretaris Prodi S1 Sosiologi ini.

Salah seorang dosen muda Departemen Sosiologi, Wahyu Kustiningsih, MA, juga menyampaikan kesan yang serupa di akun Facebook-nya.

“Al Fatihah untuk beliau. Saya bersaksi bahwa beliau orang yang baik. Beliau telah menjadi guru dan senior panutan bagi saya. Ruang B309 kini benar-benar sepi tanpa beliau,” tulis Wahyu.

Baca juga: Mengenang Almarhum Sutopo Saat Kuliah di Kampus Kerakyatan

Beberapa alumnus yang pernah diajarnya mengenang kembali masa-masa kuliah bersama Purwanto.

“Pak Pur sosok yg meneduhkan dan mendamaikan. Bijaknya luar biasa. Jadi panutan. Sangat kebapakan,” pungkas Utami Apriliantika, alumnus Sosiologi angkatan 2013.

Tami sedikit bercerita tentang pengalamannya, ketika diajar dan dibimbing skripsi oleh Purwanto.

“Pak Pur merespon kebawelan dan kengeyelanku dengan tenang dan super bijak. Sosok beliau sangat berkesan,” pungkas Tami mengenang dosen pembimbingnya itu.

Purwanto tutup usia setelah mengabdi di UGM selama 38 tahun.

Ia aktif sebagai dosen yang mengajar beberapa mata kuliah di bidang Sosiologi Perdesaan dan Perencanaan Sosial Perkotaan. (Kinanthi)

Baca juga: Dewi Cahyani Puspitasari, Ukir Prestasi dan Relasi