Prof. Adi Utarini, Sang ‘Komandan Nyamuk’ dari UGM Masuk Daftar 10 Ilmuwan Berpengaruh 2020

134
Peneliti Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM, Prof. dr. Adi Utarini, M.Sc., M.P.H., Ph.D., punya peran penting dalam upaya untuk mengatasi penyakit demam berdarah. Foto: Ist
Peneliti Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM, Prof. dr. Adi Utarini, M.Sc., M.P.H., Ph.D., punya peran penting dalam upaya untuk mengatasi penyakit demam berdarah. Foto: Ist

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Peneliti Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM, Prof. dr. Adi Utarini, M.Sc., M.P.H., Ph.D., punya peran penting dalam upaya untuk mengatasi penyakit demam berdarah.

Bersama tim World Mosquito Program (WMP) Yogyakarta, Adi Utarini telah berhasil menurunkan kasus demam berdarah di Kota Yogyakarta sebesar 77 persen.

Berkat capaian terebut, salah satu jurnal ilmiah bergengsi, Nature, memasukkan Adi Utarini dalam daftar Ten People Who Helped Shape Science in 2020.

Daftar yang dibuat oleh Nature ini mengeksplor perkembangan kunci di bidang sains sepanjang tahun 2020 serta orang-orang yang memainkan peranan penting dalam pencapaian tersebut.

Tak hanya itu, mereka juga telah membantu membuat penemuan menakjubkan atau mengarahkan perhatian pada isu-isu yang krusial.

Baca juga: Alumni Psikologi UGM Angkatan ’83 Luncurkan Buku Perjalanan Hidup Satu Angkatan

Adi Utarini masuk di dalam daftar ini bersama sejumlah peneliti dan pemimpin tersohor dunia.

Mereka antara lain Direktur Jenderal World Health Organization (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, peneliti vaksin Covid-19, Kathrin Jansen, dan perdana menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern.

Nature menyebut Uut sebagai mosquito commander atau komandan nyamuk dan menuai pujian dari epidemiolog.

Hasil kerja Uut dan tim dianggap sebagai sebuah kemenangan yang sudah lama ditunggu atas suatu virus yang telah mewabah di banyak negara, terutama di negara-negara berpendapatan rendah di Asia, Afrika, dan Amerika Selatan.

Capaian Adi Utarini pun menuai pujian dari sejumlah pihak, termasuk di antaranya dari Nadiem Makarim serta Presiden RI Joko Widodo yang menyebut Uut dalam sebuah unggahan di media sosial.

Baca juga: Rumah Dahor yang Kaya Sejarah Ini Jadi Latar Video Nitilaku KAGAMA Balikpapan