Presiden Jokowi: Mahasiswa Baru UGM Jangan Lupa Nilai-nilai Kerakyatan

98

Baca juga: Pesan Lucu Dosen Hukum UGM yang Jadi Bekal Hidup Subagya Santosa

Presiden menyebut 9.068 mahasiswa baru UGM merupakan orang-orang yang terpilih.

“Status mahasiswa dan kesempatan belajar di PTN ternama merupakan kesempatan emas untuk belajar, membangun jaringan dan kepemimpinan, serta mempersiapkan masa depan,” tutur Presiden Jokowi.

Pria yang pernah menjabat sebagai Walikota Solo, Jawa Tengah itu seketika teringat masa-masa kuliahnya 40 tahun lalu.

Di masa itu, Presiden menyadari kehidupan mahasiswa memberikannya kesempatan luas untuk memperkokoh ke-Indonesiaan.

Kesempatan tersebut Presiden peroleh setelah menjalin pertemanan yang kuat bersama kawan-kawannya dari seluruh penjuru tanah air, yang berbeda suku, agama, serta adat dan tradisi.

Baca juga: Bagi Ketua KAGAMA Pertanian, Uang Bukanlah Modal Utama Berwirausaha

Meskipun demikian semuanya tetap merasa satu yaitu, Indonesia.

Presiden menyatakan, dirinya selalu berpegang teguh dengan nilai-nilai yang diperolehnya selama menjadi mahasiswa UGM.

Akar dari nilai-nilai tersebut adalah kerakyatan, kecintaan kepada rakyat, serta kepada bangsa dan negara.

Menjadi mahasiswa UGM kata Presiden harus berusaha mencapai prestasi setinggi-tingginya.

Namun, mahasiswa jangan sampai melupakan akarnya.

Baca juga: Begini Tantangan Manajemen Human Capital Perusahaan di Masa Krisis