HALMAHERA TENGAH, KAGAMA – Presiden Joko Widodo meminta Menteri Perhubungan untuk membangun bandar udara (bandara) di Halmahera, Maluku Utara. Permintaan tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat meresmikan Fasilitas Pelabuhan Tapaleo, Pelabuhan Wayabula dan Pelabuhan Bicoli yang dipusatkan di Pelabuhan Laut Tapaleo, Desa Tepaleo, Kecamatan Patani Utara, Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, Senin (8/5/2017).

Bandara yang diinginkan Jokowi adalah yang representatif, yang dapat dipergunakan pesawat-pesawat menengah, bukan pesawat badan lebar. Presiden menyerahkan penentuan lokasi bandara kepada Ir Budi Karya Sumadi selaku Menteri Perhubungan, Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba, dan para bupati.

WhatsApp Image 2017-05-08 at 21.59.26

“Saya hanya memutuskan. Di sini harus ada bandara lagi yang baik. Sama, seperti bandara di Ternate,” katanya sebagaimana dikutip Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden.

Presiden meminta Menteri Perhubungan Ir Budi Karya Sumadi bergerak cepat dengan perencanaan pembangunan bandara yang akan memerlukan waktu dua tahun. Jika bandara dapat direalisasikan dalam waktu cepat maka juga memerlancar mobilitas barang dan orang.

Sumber : Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden