INI foto jadul kiriman seorang teman. Acara apresiasi puisi aktivis mahasiswa ketika itu, M Fadjroel Rachman “Catatan Bawah Tanah”. Di Auditorium IKIP Yogyakarta. Tahun 1991. Aku di antara kawan2 penyelenggara, Kelompok Mahasiswa Pecinta Yogya.

Demikian catatan pengantar untuk caption dua buah foto di akun Facebook Anang Gahari yang diposting Selasa (27/2/2018) pukul 15.47 WIB dari Blora, Jawa Tengah. Lalu, di bawah foto tercantum beberapa komentar. Antara lain, dari akun Facebook Tugiyo R. Sentiko, kawan satu asrama di Asrama Mahasiswa UGM Cemara Lima (Eks Asrama Mahasiswa KOPMA).

Demikian komentar Tugiyo, “M. Fadjroel Rahman wis lali, mbok menawa. Saiki wis dadi wong atas tanah”. Maksudnya, M Fadjroel Rahman sudah lupa, mungkin. Sekarang sudah menjadi orang atas tanah, memarodikan judul buku antologi puisi Fadjroel, Catatan Bawah Tanah.

Mahasiswa UGM penghuni Asrama Mahasiswa UGM Cemara Lima yang tergabung dalam Kelompok Mahasiswa Pecinta Yogya berfoto bersama usai menghelat acara baca puisi bersama M Fadjroel Rachman [Foto ISTIMEWA]
Mahasiswa UGM penghuni Asrama Mahasiswa UGM Cemara Lima yang tergabung dalam Kelompok Mahasiswa Pecinta Yogya berfoto bersama usai menghelat acara baca puisi bersama M Fadjroel Rachman [Foto ISTIMEWA]
Ada lagi komentar dari Bram Makahekum, dedengkot grup musisi Kelompok Kampungan, “Aku ada nggak ya.. nggak ada wong cuma sbg apa ya waktu itu ooh.. sbg koncone Fajroel.  Sekarang si Fajroel Rahman nya jadi Komisaris Utama PT Adhi Karya sudah “mulyo susah dihub. sebelumnya malah dia yg suka menghubungi. Sibuk 24 jam sehari he..he..”

Ada pula komentar dari Abdul Rohman yang mengoreksi caption foto tersebut, terutama mengenai tempat berlangsungnya kegiatan tersebut, seperti dikutip berikut, “Seingatku itu foto di Auditorium RRI Jogjakarta, om…”

Demikian sebuah postingan dari dua buah foto yang mengabadikan kegiatan mahasiswa UGM yang tergabung dalam Kelompok Mahasiswa Pecinta Yogya. Saat itu, hari dan tanggal sayangnya sudah lupa, mereka menghelat acara apresiasi sastra, yakni dengan baca puisi dari antologi puisi Catatan Bawah Tanah karya M Fadjroel Rachman, saat itu mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) yang sempat menjalani tahanan akibat protes menolak kunjungan Menteri Dalam Negeri Rudini ke kampus ITB. Selain itu, mahasiswa UGM penghuni Asrama Mahasiswa UGM Cemara Lima juga berkesempatan membacakan puisi hasil torehan mereka yang ditulis di asrama. [RTS]