KAGAMA.CO, BULAKSUMUR  Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI Dr. Abdurrahman Mohammad Fachir menyebutkan politik luar negeri bebas aktif yang digagas oleh proklamator Mohammad Hatta yang dianut Indonesia sejak merdeka hingga saat ini masih relevan.

Hal tersebut ditegaskan Wamenlu saat menyampaikan pidato kunci dalam konvensi Meninjau 70 Tahun Politik Bebas Aktif Indonesia, Rabu (5/9/2018) di Balai Senat UGM.

Politik Bebas Aktif Indonesia Masih Relevan.(Foto: Dok. Humas UGM)
Politik Bebas Aktif Indonesia Masih Relevan. Foto: Humas UGM

Dalam forum tersebut dia menyampaikan kondisi dunia saat ini mengalami banyak perubahan. Indonesia saat ini tidak lagi ‘mendayung diantara dua karang’, tetapi diantara banyak karang. Kendati demikian, disampaikan Fachir politik luar negeri bebas aktif yang dianut Indoensia tetap relevan dengan situasi saat ini.

“Banyak teori yang tidak jalan, tatanan yang berubah, tetapi politik luar negeri bebas aktif masih relevan,” katanya.