Pimpin RASNAS, Dirut BPJS Kesehatan Genjreng Gitar dan Nyanyikan Lagu ‘BPJS Keren’

79
Lagu berjudul 'BPJS Keren' yang dinyanyikan Dirut lulusan Fakultas Kedokteran UGM itu pun membuat suasana RASNAS BPJS Kesehatan makin gayeng. Foto: Ist
Lagu berjudul 'BPJS Keren' yang dinyanyikan Dirut lulusan Fakultas Kedokteran UGM itu pun membuat suasana RASNAS BPJS Kesehatan makin gayeng. Foto: Ist

KAGAMA.CO, BOGOR – Ada yang berbeda dari Rapat Arahan dan Strategi Nasional (RASNAS) BPJS Kesehatan tahun 2021.

Di sela-sela acara, sang Direktur Utama, Prof. dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc., Ph.D. naik ke atas panggung.

Bukan untuk menyampaikan pidato atau arahan saja, namun juga menggenjreng gitar dan menembangkan sebuah lagu.

Lagu berjudul ‘BPJS Keren’ yang dinyanyikan lulusan Fakultas Kedokteran UGM tahun 1986 itu pun membuat suasana RASNAS makin gayeng.

RASNAS merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan BPJS Kesehatan setiap awal tahun.

Lagu berjudul 'BPJS Keren' yang dinyanyikan Dirut lulusan Fakultas Kedokteran UGM itu pun membuat suasana RASNAS BPJS Kesehatan makin gayeng. Foto: Ist
Lagu berjudul ‘BPJS Keren’ yang dinyanyikan Dirut lulusan Fakultas Kedokteran UGM itu pun membuat suasana RASNAS BPJS Kesehatan makin gayeng. Foto: Ist

Baca juga: Kagama Jateng dan Kagama Pemalang Tanam Bibit Kelapa di Kawasan Obyek Wisata Purana Farmland

Acara yang kali ini gelar di Sentul, Bogor pada Sabtu (3/4/2021) itu pun dihadiri oleh Dewan Pengawas, Direksi, Kepala Grup, Kepala Kantor Divisi Regional dan Kepala Kantor Cabang BPJS Kesehatan di seluruh Indonesia.

Secara terpisah, melalui pesan whatsapp kepada Kagama, Ghufron menyampaikan maksud dari lagu tersebut.

Lagu ‘BPJS Keren’ dimaksudkan Ghufron utuk menumbuhkan semangat mengabdi untuk bangsa dan negara, khususnya bagi para pegawai BPJS.

Pasalnya, ada sekumpulan dokter yang awalnya merasa jengkel dengan tata kelola BPJS yang dianggap kurang bagus.

“Mereka buat lagu ‘BPJS Rasa Telo’. Maka kami ingin BPJS jadi rasa duren biar keren lewat lagu ‘BPJS Keren’ ini,” jelas pakar Jamkesmas yang meraih gelar doktor di University of Newcastle, Australia itu.

Baca juga: Public Speaking Nggak Cuma Perkara Orang Bisa Ngomong Panjang Lebar