BULAKSUMUR, KAGAMA – Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. Ir. Dwikorita Karnawati, M. Sc., Ph. D., Selasa (16/5/2017) menyampaikan data terkait peserta ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2017 kepada Direktur Penjaminan Mutu Kementerian Riset Pendidikan Tinggi, Aris Junaedi.

Data yang dibacakan, antara lain perihal peserta SBMPTN 2017 berkebutuhan khusus sejumlah 27 orang. Jumlah tersebut meliputi 13 orang peserta tuna rungu, empat orang peserta tuna daksa, dan 10 orang tuna netra.

Terkait hal itu, Aris Junaedi menjelaskan, mereka mendapat pelayanan sebaik-baiknya oleh panitia penyelenggara. Mereka mendapatkan pendamping satu hingga dua orang yang membantu teknis ujian, seperti memberikan peringatan waktu bagi peserta tuna rungu yang tidak dapat mendengarkan suara bel dimulai dan dihentikannya ujian.

Salah seorang peserta SBMPTN 2017 berkebutuhan khusus tengah mengikuti ujian seleksi, Selasa (16/5/2017) (foto Firsto AP/Humas UGM)
Salah seorang peserta SBMPTN 2017 berkebutuhan khusus tengah mengikuti ujian seleksi, Selasa (16/5/2017) (foto Firsto AP/Humas UGM)

Dalam pelaksanaan SBMPTN 2017 yang digelar serentak pada Selasa (16/5/2017) juga diupayakan langkah antisipasi kecurangan. Wakil Rektor Bidang Akademi dan Kemahasiswaan UGM,  Prof. dr. Iwan Dwiprahasto, menjelaskan antisipasi tersebut dilakukan dengan beberapa cara. Mulai dari pengawasan gerak-gerik mencurigakan yang dapat menimbulkan kecurangan.

Selain itu, juga mengantisipasi penggunaan teknologi, seperti telepon genggam, para peserta diwajibkan menaruh handphone mereka ke dalam tas lalu meletakkan tas pada tempat yang telah disediakan. Antipasi kecurangan juga dilakukan dengan pengecekan identitas mahasiswa untuk menghindari penggunaan joki pada ujian SBMPTN.

Tim Panitia Lokal 46 Yogyakarta juga mengantisipasi kemungkinan terjadinya kecurangan dalam pelaksanaan SBMPTN 2017 yang digelar serentak hari ini, Selasa (16/5/2017) di lima PTN di Yogyakarta (foto Firsto AP/Humas UGM)
Tim Panitia Lokal 46 Yogyakarta juga mengantisipasi kemungkinan terjadinya kecurangan dalam pelaksanaan SBMPTN 2017 yang digelar serentak hari ini, Selasa (16/5/2017) di lima PTN di Yogyakarta (foto Firsto AP/Humas UGM)

Pelaksanaan SBMPTN 2017 digelar serentak. Di Yogyakarta, pelaksanaan SBMPTN diikuti lima Perguruan Tinggi Negeri (PTN), yaitu UGM, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Pembangunan Nasional (UPN), Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga dan Institut Seni Indonesia (ISI) di bawah koordinasi Panitia Lokal 46 Yogyakarta. Total peserta ujian SBMPTN di Yogyakarta berjumlah 40.894 orang dengan perincian 39.305 mengikuti Paper Based Testing (PBT) dan 1.590 yang mengikuti Computer Based Testing (CBT).

Tim dari Panitia Lokal 46 Yogyakarta berkesempatan mengunjungi pelaksanaan SBMPTN di Yogyakarta. Beberapa lokasi tes seleksi yang dikunjungi Tim Panitia Lokal 46 Yogyakarta bersama wartawan, di antaranya Fakultas Biologi UGM dan Fakultas Kedokteran UGM. (Humas UGM/Catur/rts;foto: Firsto AP)