Perkumpulan Keluarga Besar Taman Siswa Tolak Pelemahan KPK

90
Menurut Ketua PP PKBTS Prof. Cahyono Agus, pelemahan KPK berpotensi terjadinya pelemahan pemberantasan kejahatan korupsi di Indonesia. Foto: PP PKBTS
Menurut Ketua PP PKBTS Prof. Cahyono Agus, pelemahan KPK berpotensi terjadinya pelemahan pemberantasan kejahatan korupsi di Indonesia. Foto: PP PKBTS

KAGAMA.CO, YOGYAKARTA – Pengurus Pusat Perkumpulan Keluarga Besar Taman Siswa (PP PKBTS) mengeluarkan pernyataan sikap terkait upaya pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Ketua PP PKBTS Prof. Cahyono Agus,  hal tersebut berpotensi terjadinya pelemahan pemberantasan kejahatan korupsi di Indonesia.

Demikian salah satu poin Pernyataan Kebangsaan PP PKBTS yang dibacakan di sela-sela seminar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan bertajuk Generasi X/Y Merajut Kebangsaan.

Acara tersebut diadakan oleh PP PKBTS bekerja sama dengan MPR RI di Hotel Citra Dream Jalan AM Sangaji Yogyakarta, Minggu (8/9/2019).

Seminar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan bertajuk Generasi X/Y Merajut Kebangsaan. Foto: PP PKBTS
Seminar Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan bertajuk Generasi X/Y Merajut Kebangsaan. Foto: PP PKBTS

Baca juga: Butimo, Inovasi Mesin Batik Tulis Karya Peneliti UGM

Dalam pernyataan tersebut, pihaknya juga mengutuk keras terhadap gerakan radikalisme, pengerahan massa tak terkendali, penyebaran hoaks, ujaran kebencian dan kerusuhan yang menyebabkan perpecahan Bangsa Indonesia.

“PP PKBTS mengutuk keras adanya gerakan separatisme yang menuntut pemisahan dari NKRI,” ungkap Agus.

Karena itu, PP PKBTS berharap agar seluruh insan bangsa Indonesia benar-benar dapat menunjukkan adab budaya, kearifan, kedewasaan, kematangan, kebijaksanaan, menjaga persatuan, menunjunjung tinggi moralitas, toleransi, kesantunan dan penuh tanggung jawab.

Supaya dapat dikontribusikan secara nyata sesuai dengan peran dan fungsinya masing-masing secara cerdas, tersistem, terstruktur, berkeadaban dan berkemajuan serta dijiwai nilai kebangsaan dan kenegarawanan yang jujur.“

Baca juga: Membangun Jogja yang Aman dan Nyaman dengan Nilai-nilai Budaya Istimewa