KAGAMA.CO, BULAKSUMUR—Sebelum memiliki gedung-gedung yang tinggi, UGM di awal berdirinya merupakan kampus yang sangat sederhana. Tak ada gedung-gedung bertingkat, apalagi ruangan ber-AC.

Atas kemurahan hati Sri Sultan HB IX, UGM diizinkan untuk menggunakan beberapa bangunan di kompleks Keraton Yogyakarta untuk perkuliahan. Misalnya di sitihinggil dan pagelaran, ada Fakultas Hukum, Ekonomi, Sosial, Politik dan di Mangkubumen ada Fakultas Kedokteran.

Meski fasilitas kampus saat itu serba sederhana, minat para calon mahasiswa untuk kuliah di UGM tak surut. Seperti dijabarkan oleh Arif Bintoro dalam skripsinya yang berjudul “Kehidupan Mahasiswa UGM di Lingkungan Keraton Yogyakarta 1949-1970-an”, tiap tahun jumlah mahasiswa UGM justru meningkat.

Arif juga menjelaskan bahwa saat berkuliah di kompleks keraton, interaksi yang terjalin antara mahasiswa dengan masyarakat sekitar Keraton Yogyakarta berjalan sangat baik. Sifat kekeluargaan dan tolong menolong menjadi penyangga hubungan tersebut.