Peringati Dies Natalis UGM ke-69, Kagama Wonogiri Gelar UGM Menginspirasi

20
UGM Menginspirasi Kagama Wonogiri.(Foto: Istimewa)
UGM Menginspirasi Kagama Wonogiri.(Foto: Istimewa)

KAGAMA.CO, WONOGIRI – Tidak kurang dari 150 siswa SMA dan SMK di wilayah Kabupaten Wonogiri memenuhi Ruang Girimanik Setda Kabupaten Wonogiri. Mereka mengikuti kegiatan UGM Menginspirasi, pada Sabtu (1/12/2018).

Hadir dalam kesempatan tersebut Koordinator Program UGM Menginspirasi 2018 Prof. Dr. Ir. Cahyono Agus DK, M.Sc. Pihaknya didampingi oleh mahasiswa dan alumni Universitas Gadjah Mada yang meraih sejumlah prestasi pada kontes robotik dan dance internasional. Selain itu, turut hadir istri Bupati Wonogiri drh. Verawati Joko Sutopo, yang juga Alumni Fakultas Kedokteran Hewan UGM Yogyakarta.

Ketua Pengurus Cabang Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) Wonogiri Sri Wiyoso S.H., MM. dalam pembukaan kegiatan menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan peringatan Dies Natalis UGM ke-69, yang diperingati setiap tanggal 19 Desember.

“Acara ini digelar juga sebagai bentuk dukungan terhadap Panca Program Bupati Wonogiri, terutama pada progam Pinter Rakyate. Dimana Bupati Wonogiri Joko Sutopo memberikan fasilitas pendidikan gratis dan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi telah membuka kesempatan dan pemerataan layanan pendidikan kepada rakyat Wonogiri,” ungkap Sri Wiyoso.

Peringati Dies Natalis UGM ke-69, Kagama Wonogiri Gelar UGM Menginspirasi.(Foto: Istimewa)
Peringati Dies Natalis UGM ke-69, Kagama Wonogiri Gelar UGM Menginspirasi.(Foto: Istimewa)

Pada sesi paparan, Prof. Dr. Ir. Cahyono Agus DK, M.Sc. memberikan motivasi bagi calon mahasiswa dari Wonogiri untuk berani bersaing, dan memilih UGM Yogyakarta sebagai pilihan pada studi lanjutan.

Menurut Cahyono, besarnya biaya yang menjadi hal menakutkan, dapat diatasi dengan sistem pembiayaan beradasarkan penghasilan orang tua mahasiswa. Di samping itu, juga disampaikan sangat penting untuk memiliki soft skill, kemampuan sosial atau ketrampilan di luar kemampuan akademik seperti pada bidang seni, atau olahraga dan lain-lain.

“Jangan takut dengan info yang menyebutkan biaya kuliah mahal, karena bagi orang tua mahasiswa  yang berpenghasilan kecil, tidak akan membayar biaya kuliah sebesar mahasiswa yang datang dari keluarga dengan penghasilan yang lebih besar. Ada semacam pola subsidi silang, termasuk beasiswa sesuai aturan yang berlaku,” paparnyanya.

Di bagian akhir, Sri Wiyoso menyampaikan bahwa kegiatan peringatan Dies Natalis ke-69 UGM akan dilanjutkan dengan Bakti Sosial yang akan dilaksanakan pada 8 Desember 2018, berupa pengobatan gratis dan pemberian bibit tanaman buah di Desa Kepatihan, Kecamatan Selogiri yang akan membangun Kawasan Sentra Buah.(TH)