Pengalaman Lucu Mahasiswi UGM Saat Ujian Pendadaran secara Daring di Tengah Wabah Corona

833
Ada cerita lucu saat Prizty Zulfiani (kanan), mahasiswi Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) melakukan ujian pendadaran secara daring. Foto: Ist
Ada cerita lucu saat Prizty Zulfiani (kanan), mahasiswi Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) melakukan ujian pendadaran secara daring. Foto: Ist

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Menyikapi wabah Covid-19, Universitas Gadjah Mada memberlakukan kegiatan kuliah secara daring.

Hal tersebut juga berlaku untuk ujian pendadaran skripsi.

Seperti yang baru-baru ini dialami oleh Prizty Zulfiani, mahasiswi Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) angkatan 2016.

Dia melakukan ujian pendadaran pada Senin (23/3/2020).

Saat dihubungi Kagama, Prizty mengaku tak menyangka bakal melakukan sidang skripsi secara daring.

Baca juga: Aksi KAGAMA Pemalang untuk Cegah Penularan Covid-19

“Nggak nyangka dan penasaran nanti gimana rasanya. Ternyata sama saja, durasi satu jam, ada presentasi dan pertanyaan,” ucapnya.

Dalam sidangnya, Prizty mempertahankan skripsi berjudul Pengaruh Perbedaan Konsentrasi Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium Guajava) terhadap Laju Korosi Kawat Ortodonti Stainless Steel.

Sebelum pendadaran, Prizty mesti melewati beberapa tahapan yang sedikit berbeda.

Jika biasanya mendaftar secara langsung ke bagian akademik fakultas, kali ini dia mendaftar ujian pendadaran lewat aplikasi WhatsApp.

Baca juga: Kisah Mistis Sebuah Gundukan Tanah di Kompleks Fakultas Kedokteran Gigi UGM