MADRID, KAGAMA – Spanyol merupakan negara keenam terbesar di Uni Eropa yang menjadi sumber investasi asing. Pascapenerapan kebijakan ”Look East Policy” pada 2013, hampir dua per tiga total belanja 35 perusahaan besar Spanyol disalurkan untuk investasi ke luar negeri. Sektor yang termaju dalam arus internasionalisasi perusahaan-perusahaan Spanyol tersebut adalah perusahaan-perusahaan besar yang bergerak di bidang infrastruktur dan konstruksi.

KBRI Madrid menilai Spanyol yang memiliki kebijakan mendorong internasionalisasi perusahaan-perusahaannya ke luar negeri merupakan sumber investasi yang sangat potensial bagi Indonesia. Spanyol memiliki perusahaan-perusahaan besar di bidang infrastruktur, konstruksi, energi terbarukan, tekstil, industri pariwisata, maritim, dan agro-food yang maju dalam teknologi dan inovasi.

Selain itu, perusahaan–perusahaan konstruksi Spanyol juga sangat berpengalaman dalam berbagai mega proyek pembangunan infrastruktur di beberapa negara seperti perluasan Terusan Panama, Terusan Sues, dan jalur KA Cepat Mekkah–Medinah.

Sesuai dengan Nawa Cita Pemerintahan Presiden Joko Widodo yang salah satunya memprioritaskan pembangunan sektor maritim, maka KBRI Madrid sejak awal  2015 dalam kegiatan promosi peluang investasi yang diselenggarakan di berbagai kota di Spanyol memfokuskan pada investasi sektor maritim.

Upaya yang dilakukan oleh KBRI Madrid dalam meningkatkan nilai investasi Spanyol ke Indonesia antara lain sejak 2014 bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian BUMN dan BUMN konstruksi serta BKPM setiap tahun menyelenggarakan Forum Bisnis di berbagai kota bisnis terkemuka Spanyol, yakni pada 2014 di Madrid, Barcelona; Madrid, Bilbao (2015); Madrid, Vigo, Las Palmas, Valencia, Barcelona (2016); dan  Sevilla, Madrid, Vigo, Zaragoza (2017) [rts]