Pelatihan Guru Seni Pererat Kerja Sama Seni Budaya Indonesia-Tiongkok

1
Lagu Gambang Suling dinyanyikan oleh para guru seni peserta program pelatihan pendidikan dan komunikasi budaya di CCOM pada acara penutupan pelatihan.(Foto: KBRI Beijing)
Lagu Gambang Suling dinyanyikan oleh para guru seni peserta program pelatihan pendidikan dan komunikasi budaya di CCOM pada acara penutupan pelatihan.(Foto: KBRI Beijing)

KAGAMA.CO, BEIJING – Sebanyak 36 guru seni dari berbagai provinsi di Indonesia telah menyelesaikan program Pelatihan Pendidikan & Komunikasi Budaya. Pelatihan tersebut diperuntukkan bagi Para Guru Seni Budaya Indonesia dan dilaksanakan di China Conservatory of Music (CCOM), Beijing.

Program ini diinisiasi oleh KBRI Beijing atas prakarsa Atase Pendidikan dan CCOM dan didukung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Foto bersama Dubes RI bersama para pejabat CCOM, Atase Pendidikan KBRI Beijing, para guru peserta pelatihan dan dosen serta siswa CCOM.(Foto: KBRI Beijing)
Foto bersama Dubes RI bersama para pejabat CCOM, Atase Pendidikan KBRI Beijing, para guru peserta pelatihan dan dosen serta siswa CCOM.(Foto: KBRI Beijing)

Selama tiga minggu, para guru kesenian ini mendapat pengalaman dan pengetahuan mengenai seni budaya Tiongkok seperti opera, musik tradisional dan kaligrafi. Sebaliknya, mereka juga memperkenalkan seni budaya Indonesia kepada para dosen dan siswa Tiongkok.

Dalam sambutannya pada acara penutupan di Auditorium CCOM, Duta Besar RI untuk Tiongkok merangkap Mongolia, Djauhari Oratmangun menyampaikan bahwa program pelatihan ini semakin menegaskan bahwa people – to – people contact dapat menjadi perekat hubungan dan kerja sama Indonesia dan Tiongkok.