Pasca Tragedi Susur Sungai, Tim Relawan UGM Beri Trauma Healing untuk Siswa SMP N 1 Turi

118
Usai dilakukan pencarian terhadap korban hanyut di Sungai Sempor, kini giliran sekolah dan pemerintah berikan trauma healing kepada siswa-siswa SMP N 1 Turi. Foto: Humas UGM
Usai dilakukan pencarian terhadap korban hanyut di Sungai Sempor, kini giliran sekolah dan pemerintah berikan trauma healing kepada siswa-siswa SMP N 1 Turi. Foto: Humas UGM

KAGAMA.CO, SLEMAN – Usai dilakukan pencarian terhadap korban hanyut di Sungai Sempor, kini giliran sekolah dan pemerintah berikan trauma healing kepada siswa-siswa SMP N 1 Turi.

Hadir di sekolah para psikolog dari berbagai lembaga, termasuk dari Fakultas Psikologi UGM.

Tim relawan UGM ini terdiri dari mahasiswa, dosen, dan alumni.

Mereka turut berpartisipasi dalam progam pendampingan psikologis kepada para siswa SMPN 1 Turi yang selamat dari musibah susur sungai.

Selain itu, mereka juga melakukan pendampingan psikologis kepada orang tua siswa korban peristiwa nahas tersebut.

Baca juga: Guru Besar UGM Ungkapkan Konsep Jagad Biru Rahayu untuk Kelola Sampah

Selain dari Fakultas Psikologi, tim relawan juga datang dari Gelanggang Emergency Response (GER) UGM yang terbentuk dari UKM-UKM di UGM.

Sebelumnya mereka telah membangun posko bantuan di Gelanggang sekaligus mengirimkan bantuan tenaga selama proses pencarian korban yang hilang terseret arus.

Ketua HIMPSI DIY, Drs. Helly Prajitno Soetjipto, MA., mengatakan program ini dilakukan mengingat suasana duka yang masih menyelimuti seluruh warga SMPN 1 Turi.

Dia menerangkan, seharusnya hari ini sudah mulai kegiatan belajar mengajar efektif kembali.

Namun, mengingat peristiwa Jumat lalu itu maka program ini diperlukan untuk mengantisipasi dampak psikologis bagi para siswa serta orang tua siswa.

Baca juga: Demi Bergabung ke UGM, Prof. Soedomo Lepas Jabatan sebagai Bupati