KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Palestina  menjajaki peluang kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam bidang pendidikan.

Penjajakan kerja sama tersebut dibahas dalam kunjungan Duta Besar Palestina untuk Indonesia H.E. Zuhair SM. Al Shun ke UGM, Jumat (5/12/2018). Kunjungan delegasi Palestina yang dipimpin Zuhair tersebut diterima secara langsung oleh Rektor UGM Prof. Ir. Panut Mulyono, M. Eng., D. Eng.

Zuhair menyampaikan, pemerintah Palestina mendorong para pelajar untuk dapat melanjutkan studi di UGM. Saat ini terdapat 6 mahasiswa yang tengah mengambil studi program pascasarjana di sejumlah Fakultas UGM. Sementara itu 7 mahasiswa lainnya telah berhasil lulus dan mendapatkan gelar master dari UGM.

Dia berharap ke depan jumlah mahasiswa Palestina yang melanjutkan studi di UGM dapat terus meningkat. “Kami berharap UGM bisa menyediakan sejumlah beasiswa bagi pemuda-pemuda Palestina untuk melanjutkan pendidikan di UGM,” tuturnya.

Panut mengatakan selama ini UGM mendapatkan jatah beasiswa dari pemerintah pusat bagi mahasiswa asing melalui program kemitraan negara berkembang. Hanya saja belum ada mahasiswa Palestina yang masuk ke UGM lewat skema tersebut.

Lebih lanjut Panut menyampaikan, saat ini UGM tengah merancang program pemberian beasiswa pendidikan bagi mahasiswa asing. Beasiswa tersebut akan diberikan bagi mahasiswa asing yang ingin melanjutkan studi program pascasarjana di UGM.

“Kami berencana memberikan beasiswa kepada mahasiswa internasional untuk kuliah di UGM.  Bukan  tidak mungkin akan ada yang berasal dari Palestina,” terangnya.

Sumber :

Bagian Humas dan Protokol UGM