Nikmatnya Kopi Kayu Manis yang Rendah Kafein

Kopi Kayu Manis.(Foto: Halebiz.com)
Kopi Kayu Manis.(Foto: Halebiz.com)

KAGAMA.CO, BULAKASUMUR –  Indonesia terkenal sebagai negara penghasil rempah-rempah. Melimpahnya rempah-rempah membuat setiap makanan dan minuman khas setiap daerah di Indonesia tidak lepas dari penggunaan rempah.

Rempah-rempah banyak dicari dan dikonsumsi tidak hanya karena meberi tambahan rasa nikmat pada masakan, tapi juga karena khasiatnya.

Salah satu rempah yang terus dicari dan digunakan adalah kayu manis. Kayu manis sering dimanfaatkan sebagai bahan campuran untuk penyedap masakan, juga aneka jajanan serta kue tradisional. Beberapa minuman khas juga menggubakan kayu manis sebagai salah satu campurannya.

Di beberapa daerah, masyarakatnya percaya bahwa kayu manis memiliki kemampuan tertentu untuk menyembuhkan penyakit. Selain sebagai bahan masakan, kayu masnis juga dipakai sebagai jamu.

Dalam penelitiannya, Miftakhur Rohmah, mahasiswa S2 Ilmu dan Teknologi Pangan UGM mencoba mencampur antara kayu manis dan kopi robusta. Selain menguji cita rasa yang dihasilkan, Rohmah juga melakukan pengamatan atas reaksi yang terbentuk dalam campuran tersebut, juga khasiat yang dikandungnya.

“Penggunaan rempah daun dan kulit kayu manis (Cinnamomun burmanii Blume) pada pencampuran kopi untuk memperoleh cita rasa spesifik pada minuman kopi belum banyak dilakukan,” ungkap Rohmah dalam tesisnya yang berjudul Kajian Aktivitas Antioksidan, Sifat Kimia, Fisik, Dan Organoleptik Campuran Kopi Robusta (coffea Cannephora) Dengan Kayu Manis (cinnamomun Burmanii), 2007.

Dalam prosesnya sampel campuran kopi dan kayu manis tersebut direbus. Penambahan daun dan kulit kayu manis menghasilkan pengaruh sinergi negative terhadap aktifitas antioksidan, dan menurunkan kandungan kafein, asam khlorogenat, dan trigonelin.

“Selain memperkaya rasa kopi, kayu manis terbukti mengurangi kandungan kafein dalam kopi. Hal itu menjadikan kopi tetap nikmat dengan kadar kafein yang rendah,” pungkasnya.(Thovan)