Munas XIII Kagama Akan Gelar Selebrasi Keberagaman Lewat Kesenian

418
Munas XIII Kagama tidak sekadar konsolidasi gagasan, konsolidasi organisasi, evaluasi organisasi. Namun, juga diisi kegembiraan selebrasi keberagaman melalui kesenian. Foto: Sekjend PP Kagama AAGN Ari Dwipayana bersama 10 seniman dari UGM, ISI Denpasar dan ISI Jogja. Dok. Istimewa
Munas XIII Kagama tidak sekadar konsolidasi gagasan, konsolidasi organisasi, evaluasi organisasi. Namun, juga diisi kegembiraan selebrasi keberagaman melalui kesenian. Foto: Sekjend PP Kagama AAGN Ari Dwipayana bersama 10 seniman dari UGM, ISI Denpasar dan ISI Jogja. Dok. Istimewa

KAGAMA.CO, DENPASAR – Jelang Munas XIII Kagama, panitia telah melakukan sejumlah persiapan, pada Rabu (13/11/2019) di Hotel Grand Inna Bali Beach, Sanur, Denpasar, Bali.

Ketua Sie Acara Munas sekaligus anggota Kagama Bali, Dedi Kusuma mengatakan, hari ini panitia menyiapkan acara seminar untuk besok.

“Semua sudah fiks kita lakukan, itu untuk yang seminar. Sedangkan Munas, meskipun masih satu hari lagi, kita sudah ready untuk menyambut teman-teman kita dari seluruh penjuru Nusantara, ya kita reuni lah di sini,” jelas Dedi.

Dia menjelaskan, Kagama dalam acara Munas ini akan membawa nilai-nilai kerukunan dan migunani.

Selain seminar Pra Munas dan rangkaian acara utama, Munas Kagama tahun ini menghadirkan pameran beberapa lukisan karya sepuluh seniman dari UGM, ISI Bali, dan ISI Jogja.

Beberapa di antaranya lukisan wajah Presiden Jokowi dan Gubernur Jawa Tengah sekaligus Ketua PP Kagama, Ganjar Pranowo.

Dikatakan olehnya, ini merupakan bentuk kebanggaan mereka terhadap para pemimpinnya, sekaligus nantinya bisa menjadi kenang-kenangan bagi Presiden Jokowi dan Ganjar Pranowo.

Baca juga: Munas KAGAMA ke XIII Bakal Jadi Ruang Diskusi untuk Wujudkan Cita-cita Kebangsaan

Dedi bercerita Kagama Denpasar memiliki Yayasan Pradnyagama untuk anak-anak berkebutuhan khusus, yang akan menampilkan aksi kesenian di acara Munas.

Selain itu, akan hadir juga penampilan menarik dari Komunitas Kagama Beksan, Komunitas Kagama Karawitan, dan Kagama Adi Swara dari seluruh penjuru Indonesia yang akan datang memeriahkan.

“Kita garis bawahi, kalau Munas ini juga kita sebut sebagai acara reuni, supaya nggak tegang. Bisa dilihat dari suasananya ini, tempat duduk bukan pakai sofa. Ini reuni Gadjah Mada, yang datang ke sini semua sedulur,” ujar Dedi.

Sampai berita ini ditulis, informasi terkait jumlah total peserta dan peninjau yang hadir ada 621, terdiri dari Kagama Pengcab, Kagama Pengda, dan Kagama Komunitas.

Selain itu, akan ada beberapa menteri yang hadir.

“Nanti ada beberapa menteri yang akan main karawitan juga,” ujar alumnus Teknik Sipil UGM angkatan 1985 ini.

Baca juga: KAGAMA Harus Ikut Membangun Bantul