Munas IV KAGAMA Digelar pada Bulan Kasih Sayang, Dibuka Presiden Soeharto

519
Presiden yang dijuluki ‘Bapak Pembangunan’ ini mengungkapkan rasa bangganya dapat membuka Munas IV KAGAMA. Foto: Arsip UGM
Presiden yang dijuluki ‘Bapak Pembangunan’ ini mengungkapkan rasa bangganya dapat membuka Munas IV KAGAMA. Foto: Arsip UGM

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Presiden yang dijuluki ‘Bapak Pembangunan’ ini mengungkapkan rasa bangganya dapat membuka Munas IV KAGAMA.

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Keluarga Alumni Gadjah Mada (KAGAMA) memiliki sejarah panjang dalam perjalanannya.

Berdiri sejak 18 Desember 1958, ketua pertamanya adalah Prof. Ir. Herman Johannes, rektor kedua UGM (periode 1961-1966) dari Fakultas Teknik.

Hingga saat ini sudah sebanyak 13 kali Musyawarah Nasional digelar.

Bulan Februari pernah menjadi salah satu bulan penyelenggaraan Munas.

Baca juga: Tari Indang Persembahan Mahasiswa Indonesia Goyang Publik Rusia

Bulan yang identik dengan perayaan hari kasih sayang ini sekaligus menjadi spesial saat penyelenggaraan Munas.

Pasalnya, selain menghasilkan rekomendasi penting sebagai wujud cinta kepada bangsa dan negara, Munas IV KAGAMA dibuka langsung oleh Presiden Soeharto.

Dinukil dari 7 Windu Sumbangsih KAGAMA untuk Indonesia, rangkaian Munas IV tersebut telah dimulai sebulan sebelumnya.

Saat itu, pada 6 Januari 1981, tiga belas anggota KAGAMA yang terdiri atas pengurus pusat dan harian didampingi panitia Munas IV diterima Presiden Soeharto di Bina Graha, Jakarta.

Kedatangan mereka dimaksudkan untuk menyampaikan tujuan dan tema diskusi Munas IV tentang Garis Besar Haluan Negara (GBHN) 1984-1989.

Baca juga: Dosen UGM Ungkap Motif di Balik Maraknya Kerajaan Abal-abal