Mobil Listrik Arjuna UGM Raih Penghargaan di Formula SAE 2019

17
Mobil listrik Arjuna TMO UGM memperoleh sejumlah penghargaan yaitu Top 3 Best Business Presentation for EV Class, Top 15 Overall Result for EV Class dari 27 Tim EV yang berlaga, dan First Finisher of Technical Inspection from Indonesia EV Team. Foto : Humas UGM
Mobil listrik Arjuna TMO UGM memperoleh sejumlah penghargaan yaitu Top 3 Best Business Presentation for EV Class, Top 15 Overall Result for EV Class dari 27 Tim EV yang berlaga, dan First Finisher of Technical Inspection from Indonesia EV Team. Foto : Humas UGM

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Tim mobil listrik Arjuna TMO UGM berhasil meraih penghargaan dari ajang Formula SAE di Ecopa Stadium, Shizouka Perfecture, Jepang pada 27 hingga 31 Agustus 2019.

Dalam kompetisi otomotif Internasional Student Formula Japan 2019 yang diselenggarakan Society of Automotive Engineers (SAE) tersebut, mobil Arjuna memperoleh sejumlah penghargaan yaitu Top 3 Best Business Presentation for EV Class, Top 15 Overall Result for EV Class dari 27 Tim EV yang berlaga, dan First Finisher of Technical Inspection from Indonesia EV Team.

FSAE Japan mengusung penerapan Monozukuri Skill dimana mahasiswa mendesain, merancang dan membangun sendiri mobil Formula.

Kompetisi ini dibagi menjadi dua kelas yakni Internal Combustion Vehicle (ICV) dan Electric Vehicle (EV).

Terdapat dua aspek yang menjadi penilaian utama dari kompetisi ini yakni aspek dinamis dan aspek statik.

Ketua Tim Arjuna TMO UGM Ariestyan Darmawan menjelaskan, dalam kompetisi kelas mobil listrik seluruh tim harus melalui delapan tahap inspeksi antara lain terkait keamanan, sistem elektrikal mobil, dan teknis.

Salah satu inspeksi terberat yang harus dilalui adalah technical inspection berupa pemeriksaan teknis untuk mencocokan kesesuaian kendaraan dengan standar yang ditetapkan panitia.

“Dengan kerja keras dan persiapan tim yang matang menjadikan mobil Arjuna berhasil menaklukan technical inspection, tahapan inspeksi terberat,” jelas Ariestyan dalam keterangan persnya di Bulaksumur, Jumat (6/9/2019).

Dia mengungkapkan bahwa tim Arjuna mampu melampaui tim mobil listrik lainnya dari Indonesia.

Tim Arjuna merupakan tim satu-satunya dari Indonesia yang berhasil lolos dalam tahapan technical inspection.

“Tim Arjuna menjadi tim pertama yang dapat melalui technical inspection.”

“Hal ini menandakan bahwa mobil yang dibuat oleh tim Arjuna sudah berstandar internasional di bagian mekanisnya,” sebutnya.

Ariestyan menuturkan prestasi yang berhasil diraih dalam kompetisi kali ini meningkat dibandingkan saat pertama kali tim Arjuna mengikuti kompetisi yang sama di tahun 2017 silam.

Ke depan pihaknya akan terus melakukan perbaikan dan pengembangan terkait teknologi mobil listrik secara berkelanjutan.

Dengan begitu diharapkan nantinya dapat meningkatkan performa mobil Arjuna sehingga bisa berlaga lebih baik pada kompetisi berikutnya.

“Harapannya teknologi yang kita kembangkan pada mobil listrik Arjuna ini bisa sejajar dengan teknologi dari negara lain dan semakin membuktikan kemampuan generasi muda Indonesia di mata internasional,” papar Ariestyan. (Humas UGM/Ika)