Misa Syukur Sivitas Akademika Katolik UGM untuk tegaskan Kecintaan pada NKRI

46
Perayaan Misa Syukur awal tahun akademik 2019:2020 dan 74 Tahun Kemerdekaan NKRI. Foto: Wempi
Perayaan Misa Syukur awal tahun akademik 2019:2020 dan 74 Tahun Kemerdekaan NKRI. Foto: Wempi

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Sekitar seribu sivitas akademika Katolik UGM mengikuti Misa Syukur untuk mengawali tahun akademik 2019/2020, dan 74 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia pada Jumat (16/8/2019).

Perayaan  Misa Syukur yang digelar di Grha Sabha Pramana (GSP) UGM tersebut dipimpin langsung oleh Uskup Keuskupan Agung Semarang (KAS), Mgr. Robertus Rubiyatmoko.

Perayaan Misa Syukur mengawali tahun akademik baru telah menjadi tradisi di berbagai komunitas Katolik di lingkungan UGM.

Namun, perayaan Misa Syukur kali ini menjadi istimewa karena kali pertama dipimpin oleh Uskup Keuskupan Agung Semarang dengan konselebran Vikep teritorial DIY, Vikep Kategorial KAS, Rektor seminari Tinggi Ketungan, Pastor Mahasiswa DIY dan pastor-pastor lainnya.

Rektor UGM menyampaikan sambutan sebelum misa syukur. Foto: Wempi
Rektor UGM menyampaikan sambutan sebelum misa syukur. Foto: Wempi

Baca juga: Pesantren Riset, Proses Perjalanan Amal Jariah

Ketua Panitia, Fransisco Laudate Dominio mengatakan, melalui Misa Syukur ini para mahasiswa Katolik UGM bersama seluruh sivitas akademika yang lain ingin menegaskan kecintaannya pada NKRI.

Tak hanya itu, mereka juga meneguhkan tekad untuk siap sedia memberikan yang terbaik untuk kejayaan bangsa serta almamater UGM yang dilandasi dengan sikap inklusif, nasionalis dan pancasilais.

Selain itu, penyelenggaran misa yang cukup besar di lingkungan kampus UGM ini mendukung dan menunjukkan kampus UGM menjadi rumah yang nyaman bagi seluruh civitas akademika untuk mengadakan peribadatan, termasuk bagi umat katolik di dalamnya.

Rektor UGM, Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., IPU.,  yang turut hadir  sebelum perayaan Misa Syukur menyempatkan diri untuk bertemu dan berdiskusi dengan Bapak Uskup dan secara langsung menyapa seluruh sivitas akademika Katolik yang hadir.

Baca juga: Mahasiswa Baru UGM Harus Bangun Integritas dan Persatuan Bangsa