JAKARTA, KAGAMA – Minat masyarakat terhadap moda kereta api semakin tinggi. Sehingga, perlu penambahan kuantitas kapasitas kereta api. Dari segi layanan PT KAI juga perlu meningkatkan level of service agar dapat melayani masyarakat dengan lebih baik lagi.

Demikian disampaikan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi kepada jurnalis, Kamis (22/6/2017) di sela-sela melakukan pengecekan langsung pelayanan pemudik di Stasiun Senen serta melepas pemudik yang menggunakan KA Kertajaya jurusan Surabaya yang berangkat pada pukul 14.00 WIB. Menhub didampingi Ketua DPR Setya Novanto beserta rombongan, antara lain Menteri BUMN Rini Soemarmo, Direktur Jenderal Perkeretaapian Prasetyo Boeditjahjono, dan Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro.

Menhub Budi Karya SUmadi didampingi Ketua DPR Setyo Novanto tengah berbincang dengan penumpang kereta api Angkutan Lebaran 2017 di Stasiun Senen, Jakarta (Fiti ISTIMEWA)
Menhub Budi Karya Sumadi didampingi Ketua DPR Setyo Novanto tengah berbincang dengan penumpang kereta api Angkutan Lebaran 2017 di Stasiun Senen, Jakarta (Foto ISTIMEWA)

“Jumlah (moda kereta api – red) yang tersedia sekarang ini sangat kurang karena permintaan masyarakat untuk menggunakan moda kereta api sangat tinggi. Jadi, PR-nya adalah meningkatkan kapasitasnya,” jelas Menhub.

Dalam kunjungannya tersebut, Menhub dan Ketua DPR juga mengecek sistem ticketing, boarding penumpang, hingga berbincang dengan calon penumpang di stasiun.

Menhub juga mengungkap rencana program Kemenhub tahun depan yang akan menambah moda transportasi kereta api jurusan Jakarta – Surabaya dengan kecepatan 160 km/jam. Penambahan moda kereta api itu sebagai upaya pemerintah lebih memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Selain melakukan pengecekan pada sistem pelayanan PT KAI kepada masyarakat, Menhub dan Ketua DPR juga mengecek sistem ticketting erta boarding penumpang (Foto ISTIMEWA)
Selain melakukan pengecekan pada sistem pelayanan PT KAI kepada masyarakat, Menhub dan Ketua DPR juga mengecek sistem ticketting erta boarding penumpang (Foto ISTIMEWA)

“Jakarta Surabaya dapat ditempuh dengan 5 jam dan kalau kecepatannya tinggi, berarti produktivitas yang dapat diperoleh juga tinggi, bisa 2 atau 3 kali lipatnya,” jelas Menhub.

Saat ini, lanjut Menhub, Kementerian Perhubungan sedang membangun doubledouble track (DDT) Manggarai-Cikarang yang ditargetkan akan selesai pada 2019. Pada saat pembangunan DDT selesai, perjalanan commuter line maupun kereta api jarak jauh dari wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah nantinya tidak akan terganggu atau bersinggungan.

Sementara itu, Ketua DPR Setyo Novanto mengapresiasi persiapan-persiapan yang telah dilakukan oleh Pemerintah dan stakeholder lainnya dalam menjalani masa Angkutan Lebaran 2017.

Ketua DPR Setyo Novanto berperan sebagai petugas Stasiun Senen sebagai simbol memberangkatkan pemudik yang menggunakan KA Kertajaya jurusan Surabaya (Foto ISTIMEWA)
Ketua DPR Setyo Novanto berperan sebagai petugas Stasiun Senen sebagai simbol memberangkatkan pemudik yang menggunakan KA Kertajaya jurusan Surabaya (Foto ISTIMEWA)

“Semua berjalan lancar karena lintas kereta api berjalan baik. Lintas infrastruktur jalan berjalan baik dan diharapkan pemudik dapat selamat di tempat tujuan bertemu dengan keluarganya dengan selamat,” ujar Ketua DPR.

Ketua DPR mengimbau kepada para pemudik agar ketika kembali ke Jakarta tidak membawa keluarga  agar mereka bekerja di daerah dan membangun daerahnya masing-masing. “Supaya semua bisa berjalan dan pertumbuhan ekonomi semakin baik,” pungkas Ketua DPR. [rts]