Sementara itu bagi Mahfud MD nilai-nilai Pancasila sudah hidup sejak zaman nenek moyang dulu. Jogja merupakan tempat yang pas untuk menjaga dan mengembangkan nilai-nilai itu. Alasannya ialah karena Jogja merupakan cagar budaya yang paling nyata di Indonesia.

“Kita mulailah dari Jogja untuk mengembalikan jati diri kita sebagai bangsa yang suka bergotong royong,” imbuh Mahfud.

Ketua PP KAGAMA Ganjar Pranowo juga punya kesan yang serupa. Acara Dhahar Kembul baginya ialah momen untuk menyatakan diri sebagai seorang Pancasilais. Masyarakat bisa duduk, makan bersama dan saling menghormati. Harapannya acara ini bisa terus dilanjutkan bahkan ke tingkat-tingkat wilayah yang lebih kecil seperti RW atau RT. (Fazrin)