Kebersamaan sebagai Kekuatan

Dalam sambutannya sebelum menyantap tumpeng, Sri Sultan mengingatkan kepada hadirin bahwa kebersamaan adalah kekuatan masyarakat Jogja. Acara seperti dhahar kembul sendiri baginya adalah karakteristik masyarakat Jogja. Ada satu momentum pejabat dan warga kumpul lesehan bersama, saling sapa tanpa memandang suku dan agama.

Menurut Sri Sultan, semangat kebersamaan ini harus dilanggengkan dan dianut dalam bermasyarakat. Jangan sampai, katanya, di Jogja terjadi ketegangan atau tindak kekerasan antarmasyarakat. Sultan juga mengingatkan agar para pejabat menunaikan kewajibannya dengan baik agar warga merasa aman dan nyaman.

“Semoga saja peristiwa seperti ini bisa memberikan pencerahan kita bersama untuk tetap membangun Jogja untuk masa depan yang ayem tentrem, dimana semua orang tidak perlu takut untuk mencari sesuap nasi demi kesejahteraannya,” tutur Sultan.

Selain itu Sultan juga menegaskan kembali bahwa DIY sudah final menjadi bagian NKRI dan harus tunduk kepada ideologi dan undang-undang yang berlaku. Oleh karenanya warga juga harus mempunyai pemahaman terhadap ideologi Pancasila dan rasa kebangsaan.