Menyuguhkan Cita Rasa Rasa Indonesia kepada Para Diplomat

8
Diplomats Meet and Greet merupakan kegiatan rutin bulanan yang diselenggarakan oleh Diplomat Magazine bersama perwakilan asing di Den Haag (Foto: KBRI Den Haag)
Diplomats Meet and Greet merupakan kegiatan rutin bulanan yang diselenggarakan oleh Diplomat Magazine bersama perwakilan asing di Den Haag (Foto: KBRI Den Haag)

KAGAMA., DEN HAAG — Alunan musik tradisional bernuansa tanah Sunda mengiringi lenggak-lenggok gemulai dua penari cantik. Tarian gemulai mereka sesekali diwarnai gerakan-gerakan seni bela diri pencak silat yang dinamis.

Ringkang Mojang/Kaca-kaca. Demikian nama tarian yang dibawakan duo Amie dan Febrina Tanoewidjaja. Mereka tergabung dalam InaDance, sebuah kelompok tari tradisional Indonesia yang berbasis di Belanda.

Persembahan tari Ringkang Mojang/Kaca-kaca membuka acara Diplomats Meet and Greet yang digelar di Ruang Senator, Hotel Carlton Ambassador di Den Haag. (Foto: KBRI Den Haag)
Persembahan tari Ringkang Mojang/Kaca-kaca membuka acara Diplomats Meet and Greet yang digelar di Ruang Senator, Hotel Carlton Ambassador di Den Haag. (Foto: KBRI Den Haag)

Persembahan tari Ringkang Mojang/Kaca-kaca membuka acara Diplomats Meet and Greet yang digelar di Ruang Senator, Hotel Carlton Ambassador di Den Haag pada Kamis sore (26/10).

Diplomats Meet and Greet merupakan kegiatan rutin bulanan yang diselenggarakan oleh Diplomat Magazine bersama perwakilan asing di Den Haag, dan digunakan sebagai ajang promosi oleh negara-negara yang terpilih sebagai tuan rumah. Bulan Oktober ini, Kedutaan Republik Indonesia di Den Haag terpilih menjadi tuan rumah.