Menteri Susi Pelajari Riwayat KKN-PPM UGM

42
Memaparkan tentang KKN-PPM UGM kepada Menteri Susi Pudjiastuti di Bandara Adi Sutjipto untuk memberikan sambutan saan penerjunan KKN-PPM UGM pada Jumat (28:6:2019) di Lapangan Pancasila. Foto: Irfan
Memaparkan tentang KKN-PPM UGM kepada Menteri Susi Pudjiastuti di Bandara Adi Sutjipto untuk memberikan sambutan saan penerjunan KKN-PPM UGM pada Jumat (28:6:2019) di Lapangan Pancasila. Foto: Irfan

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Bertepatan dengan usia UGM yang ke-70 tahun, program KKN-PPM kali ini ditandai sebagai wujud dari perjalanan panjang pengabdian UGM.

Sebuah perjalanan Panjang bagi UGM untuk dapat selalu berkarya, berinovasi untuk memajukan kesejahteraan masyarakat dan mengabdi untuk kepentingan bangsa dan negara.

 

Baca juga:

Ubah Mindset KKN dengan Pemikiran dan Suasana Gembira

Menteri Susi: Mahasiswa KKN Jangan Cuma Liburan dan Berburu Foto

 

Pada Jumat (28/6/2019) Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Dr. (HC) Susi Pudjiastuti mengunjungi UGM.

Kedatangan Menteri Susi sekaligus memberikan sambutan pada acara pelepasan Mahasiswa KKN-PPM Periode II di Lapangan Pancasila (GSP).

Selain memberikan sambutan, Menteri Susi juga diajak memasuki salah satu ruangan di GSP untuk melihat perjalanan KKN-PPM UGM.

Kunjungan ini dilakukannya sebelum memberikan sambutan kepada para mahasiswa.

Menteri Susi diajak mengelilingi beberapa poster tentang tahun-tahun dan peristiwa perintisan kegiatan pengabdian itu.

Di awal kegiatannya, pengabdian UGM disebut sebagai Pengerahan Tenaga Mahasiswa (PTM) sebagai pengganti guru bantu yang ketika itu masih sedikit, bahkan krisis guru.

Mahasiswa harus tahan panas jika bangsa kita ingin unggul di bidang kemaritimannya. Foto: Humas UGM
Mahasiswa harus tahan panas jika bangsa kita ingin unggul di bidang kemaritimannya. Foto: Humas UGM

Baca juga:

Berawal dari KKN, Waterplant Community Wujudkan Masyarakat Mandiri Kelola Air Bersih

KKN Peduli Bencana UGM-KAGAMA Benahi Infrastruktur di Lombok

 

Beberapa kali PTM diselenggarakan hingga terbentuk usulan pertama untuk penamaan dari kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) memang sengaja dirancang sebagai proses pembelajaran bagi mahasiswa D4, S1, dan profesi UGM.

Pembelajaran yang dimaksud adalah pengembangan diri mahasiswa melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis hasil-hasil penelitian.

Saat melihat poster pameran jejak pengabdian UGM ini, Menteri Susi ditemani oleh Rektor UGM Prof. Ir Panut Mulyono, M.Eng, D.Eng, Direktur Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPKM) Prof. Ir. Irfan D. Prijambada, M.Eng., Ph.D, beserta jajarannya.

Di sela-sela melihat pameran, terlihat adanya tanya jawab antara Menteri Susi dengan Rektor serta pegawai DPKM.

Disebutkan bahwa sudah sejak tahun 1951 UGM mengerahkan mahasiswa ke luar Jawa untuk mengajar di Sekolah Lanjutan Atas (SLA).

Proses ini menjadi cikal bakal beberapa sekolah lanjutan di lokasi-lokasi yang menjadi titik pengabdian UGM.

Selain sebagai upaya pengabdian, pelaksanaan KKN-PPM sendiri juga untuk menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap berbagai permasalahan nyata di masyarakat.

KKN-PPM juga merupakan bagian dari komitmen UGM dalam implementasi Education for Sustainable Development (ESD) dalam rangka mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

“Oleh karena itu, sebagai Universitas Perjuangan dan Kerakyatan, UGM konsisten melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN),” ungkap Panut. (Sirajuddin)