KAGAMA.CO, PADANG –, Para praktisi dan akademisi dapat berbagi pengetahuan maupun pengalaman dalam penerapan teknologi serta melahirkan inovasi dalam optimalisasi pembangunan infrastruktur untuk kemajuan bangsa.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyampaikan hal itu dalam sambutannya pada acara The 4th International Conference on Earth Science and Engineering yang diselenggarakan Universitas Andalas, di Padang, Sumatera Barat, Senin (28/8/2017).

“Bahwa teknologi hasil penelitian dan inovasi telah diimplementasikan pada berbagai proyek infrastruktur yang dibangun Kementerian PUPR dan menghasilkan infrastruktur yang lebih berkualitas, lebih cepat, dan lebih murah,” ucap Basuki.

Dikatakannya, di bidang sumber daya air telah diterapkan teknologi beton pracetak untuk bendung, pengendali dasar sungai, saluran irigasi, dan pintu-pintu air untuk mengoptimalkan pemanfaatan air dan sistem irigasi hemat air.

Selain itu, digunakan Sistem Modular Wahana Apung, antara lain pada Hunian Terapung Rumah Baca dan Balai Pertemuan Warga Terapung Tambak Lorok, Semarang dan Jembatan Apung di Cilacap, Jawa Tengah. Juga, digunakan Teknologi Corrugated Mortar Busa Pusjatan (CMP) yang menghemat biaya sampai 70% dan waktu pengerjaan sampai 50%. Teknologi tersebut dipakai saat membangun Flyover Klonengan

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono membuka konferensi internasional di Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat (Foto ISTIMEWA)
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono membuka konferensi internasional di Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat (Foto ISTIMEWA)