Menteri Basuki Dukung Penuh Gelaran Piala Dunia U-20 2021

53
Kami doakan Pak Iriawan dan seluruh jajaran PSSI sukses mempersiapkan perhelatan akbar yang kian membanggakan negeri kita. Foto: Birkom PUPR
Kami doakan Pak Iriawan dan seluruh jajaran PSSI sukses mempersiapkan perhelatan akbar yang kian membanggakan negeri kita. Foto: Birkom PUPR

KAGAMA.CO, JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melaksanakan langkah-langkah guna memastikan secara detail kesiapan sarana dan prasarana jelang penyelenggaraan Piala Dunia U-20 tahun 2021.

Hal ini dilakukan sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, pada (17/1/2020) lalu.

Salah satunya adalah melakukan inspeksi bersama (joint inspection), antara Kementerian PUPR dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan.

Inspeksi tersebut dilakukan di 10 kota yang dipersiapkan menjadi tuan rumah perhelatan akbar tersebut mulai 1 hingga 20 Februari 2020.

Kota-kota tersebut di antaranya adalah Jakarta, Bogor, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Bandung, Bekasi, dan Palembang.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono menyampaikan dukungan penuh terhadap Piala Dunia U-20 2021.

Baca juga: Ashiaap! Atta Halilintar Sebut Ganjar Pranowo Pemimpin yang Easy Going

Alumnus Fakultas Teknik UGM ini berharap Iriawan dan PSSI sukses mempersiapkan perhelatan akbar dua tahun sekali tersebut.

“Kementerian PUPR mendukung penuh rencana penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2021,” ucap Basuki.

“Saya tugaskan Kepala Pusat PSPPOP, Iwan Suprijanto untuk mengawal dan terus berkoordinasi dengan PSSI. Kami doakan Pak Iriawan dan seluruh jajaran PSSI sukses mempersiapkan perhelatan akbar yang kian membanggakan negeri kita ini,” tambah Basuki.

Federasi  Sepak Bola Dunia (FIFA) pada 18 Januari 2020 telah menetapkan enam stadion yang akan digunakan sebagai venue Piala Dunia FIFA U-20 2021.

Enam stadion tersebut adalah Stadion utama Gelora Bung Karno di Jakarta, Stadion Pakansari di Bogor, Stadion Manahan Solo, Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya dan Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali.

Guna mendukung kegiatan tersebut, beberapa infrastruktur yang dikembangkan seperti lapangan latihan, dengan ketentuan empat lapangan terbuka dan satu lapangan tertutup. (Ezra/ ed. Taufiq)

Baca juga: Menakar 70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Rusia