KAGAMA.CO, BANGKOK – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto memperoleh anugerah AFEO Distinguished Honorary Fellow oleh Asean Federation Engineering Organization (AFEO) atau organisasi insinyur di Asean pada Konferensi AFEO di Bangkok, Thailand, Sabtu (18/11/2017). Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Chairman AFEO Thanes Weerasiri kepada Menperin Airlangga Hartarto dengan disaksikan Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Hermanto Dardak.

“Sebagai insinyur selama lebih dari 30 tahun, saya merasa bersyukur atas penghargaan ini dan berterima kasih atas dukungan semua pihak selama ini sehingga saya bisa terus berkontribusi kepada dunia keinsinyuran, terutama di ASEAN,” kata Airlangga.

Menurutnya, tantangan sebagai insinyur adalah harus memahami perkembangan di dunia saat ini, seperti mulainya era revolusi industri keempat. “Di mana revolusi ini dirasakan di seluruh dunia dan diperbincangkan di antara para insinyur,” ujarnya.

Industry 4.0 ini merupakan isu penting, karena lembaga dunia seperti World Economic Forum dan The United Nations Industrial Development Organization (UNIDO) serta negara maju dan berkembang berupaya untuk membuat kebijakan dalam meghadapi jalannya revolusi industri tersebut.

“Kami melihat negara-negara berupaya menyesuaikan sektor manufakturnya. Para insinyur, mulai dari Amerika Serikat, Eropa hingga Asia, serta pendidikan engineering semakin dirasa vital untuk mendukung kemajuan sektor manufaktur,” paparnya.