Menlu Retno Marsudi Dorong Keterlibatan Perempuan dalam Demokrasi

43

Baca juga: Rimbawan Kagama Ajak Seluruh Elemen Gabung Gerakan Rimbawan dan Masyarakat Peduli Hutan (GRMPH)

Sebagai hasil konkret, Kemlu RI dan sejumlah pelaku usaha menandatangani berbagai nota kesepahaman untuk menyediakan pendidikan formal dan pelatihan peningkatan kapasitas dalam pengembangan usaha mikro-menengah untuk negara-negara berkembang mitra Indonesia.

Selain itu, BDF juga mewadahi Ministerial Panel yang mengangkat topik diskusi mengenai “Woman Leadership, Inclusion, and the State of Democracy“.

Dalam Ministerial Panel ini, Menlu Retno menjadi panelis dengan ditemani tiga Menlu wanita lain, yakni Menlu Australia Marise Payne, Menlu Kenya Monica Juma, dan Menlu Namibia Netumbo Nandi-Ndaitwah.

Ada juga unsur lain dilibatkan, seperti pemuda melalui Bali Democracy Students Conference (BDSC) dan unsur masyarakat madani melalui Bali Civil Society and Media Forum (BCSMF).

Pada edisi kali ini, BDF mengangkat tema “Democracy and Inclusivity” dan dihadiri 90 negara partisipan serta tujuh organisasi internasional.

BDF adalah forum inklusif yang membahas soal pengembangan bentuk demokrasi yang progresif di kawasan Asia Pasifik. (Tsalis)

Baca juga: Raih Penghargaan Asian of The Year 2019, Presiden Jokowi Sejajar 3 Pemimpin Kenamaan Dunia