Menikmati Hidangan Warung Gubuk di Puncak Sosok Sambil Melihat Kerlip Kota Jogja

66
Sebagian orang percaya dengan ungkapan bahwa setiap jengkal Jogja adalah koordinat rindu. Foto: Kompas/Anggara Wikan Prasetya
Sebagian orang percaya dengan ungkapan bahwa setiap jengkal Jogja adalah koordinat rindu. Foto: Kompas/Anggara Wikan Prasetya

KAGAMA.CO, YOGYAKARTA – Menghabiskan waktu di Puncak Sosok Bawuran, Bantul, Jogja, adalah adalah cara baru menikmati malam dan meredakan perut yang keroncongan.

Sebagian orang percaya dengan ungkapan bahwa setiap jengkal Jogja adalah koordinat rindu.

Maka tak mengherankan bila mereka yang pernah singgah di sana selalu ingin untuk kembali.

Nuansa romantisme Jogja tidak hanya didapat dari keramahan warganya.

Akan tetapi, juga karena keberadaan beragam destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi.

Sebagian orang percaya dengan ungkapan bahwa setiap jengkal Jogja adalah koordinat rindu. Foto: Kompas/Anggara Wikan Prasetya
Sebagian orang percaya dengan ungkapan bahwa setiap jengkal Jogja adalah koordinat rindu. Foto: Kompas/Anggara Wikan Prasetya

Baca juga: Produk Merchandise Kafegama DIY Diluncurkan, Hasil Penjualan untuk Kegiatan Sosial

Salah satu destinasi wisata yang patut kamu kunjungi adalah Puncak Sosok, Jambon, Bawuran, Pleret, Bantul.

Dulunya, Puncak Sosok bukanlah tempat wisata. Melainkan bukit yang ada di sekitar perumahan warga.

Namun, lambat laun, orang-orang berdatangan untuk mengabadikan foto di sana.

Biasanya pesepeda yang sedang lewat di akhir pekan untuk sekadar beristirahat.

Foto yang mereka unggah di media sosial membuat Puncak Sosok makin terkenal. Akhirnya warga sekitar mulai serius untuk mengelolanya.

Baca juga: Cerita Gede Mantrayasa, Bangun Kebun Berdaya sebagai Sumber Pangan dan Ruang Kreatif Masyarakat