KAGAMA.CO, PADANG – Dalam upaya peningkatan kapasitas dan pelayanan transportasi sekaligus untuk menjamin konektivitas khususnya transportasi darat di Kota Padang, Sumatera Barat, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melaksanakan peletakan batu pertama (ground breaking) proyek pembangunan Terminal Tipe A Anak Air Padang, Sumatera Barat, Jumat (9/2/2018).

Menhub Budi dalam sambutannya mengatakan konektivitas antar wilayah dan antar moda di Kota Padang harus diwujudkan.

“Konektivitas itu suatu keharusan oleh karenanya kami membayangkan dari Padang ke kota-kota yang lain itu harus terkoneksi dengan baik dan pada titik-titik tertentu di mana di kota ini harus ada suatu terminal yang merupakan perubahan moda dari satu moda ke moda yang lain,” kata Menhub Budi Karya.

Menhub menargetkan pembangunan Terminal Tipe A Anak Air ini nantinya akan selesai dalam dua tahun hingga 2019 atau paling lambat 2020.

“Jadi ini akan kita selesaikan dua tahun, tahun ini akan kita selesaikan 7 milyar, mungkin tahun depan 60 milyar jadi ini akan selesai dalam waktu 2 tahun paling lama 3 tahun,” rinci Menhub.

Lebih lanjut dikatakan Menhub dalam pembangunan terminal tipe A ini nantinya pihaknya akan memberi ruang kepada swasta baik BUMN ataupun swasta yang ada di daerah, semacam proyek Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha bersama.

“Memang kita ingin membangun tetapi juga ingin melibatkan swasta supaya (pembangunan terminal) ini lebih cepat dan dana-dana ini bisa bergulir tidak saja di terminal tapi juga fungsi-fungsi yang lain seperti (pengadaan) lampu penerangan jalan, BRT (Bus Rapid Transit) dan sebagainya,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Walikota Padang Mahyeldi menyatakan kesiapannya untuk mendukung proyek pembangunan Terminal Tipe A Anak Air ini.

“Masyarakat di sini sangat mendukung, mudah-mudahan ini akan berjalan dalam waktu yang cepat pembangunannya dan semuanya berjalan dengan lancar, masyarakat Kota Padang akan mendukung sepenuhnya untuk mendukung kelancaran pembangunannya,” jelas Mahyeldi.

Terkait keterlibatan swasta dalam pembangunan dan pengembangan terminal tipe A ini Menhub menyebut saat ini sudah terdapat sejumlah perusahaan swasta yang menyatakan minatnya untuk bekerjasama seperti di Terminal Tirtonadi di Solo, Terminal Cilacap, Terminal Bawen, dan Terminal Cirebon.

Nantinya terminal penumpang seluas 2,7 hektar ini diyakini dapat menampung hingga 17 rute trayek Antar Kota Antar Propinsi/AKAP, 59 rute trayek bus Antar Kota Dalam Propinsi/AKDP dan 1 lintasan BRT dan 78 Angkutan Kota.

Terminal Tipe A Anak Air diperkirakan mampu menampung sebanyak 1.752 penumpang / hari dengan juga dilengkapi fasilitas komersial berupa tenant dan tempat uji KIR.

Turut mendampingi Menhub dalam acara ground breaking Terminal Tipe A Anak Air adalah anggota Wantimpres Sidarto Danusubroto, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi, dan sejumlah unsur pemerintah daerah Kota Padang.

 

Perhubungan Sumber : Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan