Mengenang Prof. Hermien Kusmayati, Pengkaji Sastra dan Koreografer Alumnus UGM yang Keibuan

154
Prof. Hermien merupakan salah satu orang yang berjasa terhadap keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Foto: Ist
Prof. Hermien merupakan salah satu orang yang berjasa terhadap keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Foto: Ist

KAGAMA.CO, YOGYAKARTA – Dedikatif terhadap tugas dan profesinya. Demikianlah Menkopolhukam, Prof. Mahfud MD mengenal sosok almarhumah Prof. Dr. AM Hermien Kusmayati.

Alumnus Magister dan Doktor Fakultas Ilmu Budaya UGM ini tutup usia karena sakit pada Sabtu (02/05/20) lalu.

Hermien merupakan salah satu orang yang berjasa terhadap keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Sebagai anggota Parampara Praja (PP) DIY, Hermien bertugas memberikan berbagai masukan atau pertimbangan kepada Gubernur, terutama tentang keistimewaan DIY.

Guru Besar Institut Seni Indonesia (ISI) ini, meninggalkan kenangan mendalam bagi rekan-rekan kerjanya di Parampara Praja DIY dan alumni UGM.

Baca juga: Psikiater UGM: Puasa Bisa Redakan Stres

Anggota PP DIY sekaligus Rektor Universitas Widya Mataram (UWM), Prof. Edy Suandi Hamid, mengaku terkesan dengan Hermien yang semasa hidupnya begitu aktif, kontributif, dan memiliki dedikasi tinggi bagi PP DIY.

“Jelang kepergian, beliau masih memaksakan diri untuk ikut diskusi via Zoom. Padahal dirinya waktu itu dalam kondisi tidak sehat,” ujar Edy.

Alumnus FEB UGM itu mengaku sedih atas kepergian rekannya. Terlebih lagi, tidak mudah mencari sosok Hermien yang keibuan, halus, cerdas, dan rajin.

Senada dengan Edy, Guru Besar FK-KMK UGM, Prof. Sutaryo melihat sosok yang keibuan dalam diri almarhumah.

Selain bersikap baik kepada semua orang, Sutaryo menyebut Hermien adalah tokoh penting di balik perkembangan Akademi Komunitas di DIY.

Baca juga: Boleh Konsumsi Mi Instan dan Frozen Food Selama Puasa, Asalkan…