Bertahan Hidup di Kuburan

Suatu hari Seno bepergian dengan motor pinjaman. Nahasnya, penyuka film detektif ini kena tilang. Masa-masa awal kuliah Seno hanya dijatah uang bulanan 25 ribu, dan itu dipakainya untuk membayar denda. Habislah uang Seno. Namun begitu, Seno tak kehabisan akal.

Sebelah rumah kos Seno terdapat kuburan, di daerah Karangbendo, mepet Selokan Mataram, utara Fakultas Kehutanan UGM. Di sanalah hampir selama dua minggu lamanya ia bertahan hidup dengan makan buah-buahan yang tumbuh di sana.

Mangane gur kates setengah mateng, kui karo jambu kluthuk (hanya makan pepaya setengah matang dan jambu biji),” kisahnya disusul tawa.(Taufiq Hakim)