Mengasuh Remaja dengan Tepat Agar Tidak Bermasalah

62
Gejolak masalah yang dialami anak pada masa remaja bisa ditekan dengan gaya pengasuhan yang tepat dari orang tua. Foto: plus.kapanlagi.com
Gejolak masalah yang dialami anak pada masa remaja bisa ditekan dengan gaya pengasuhan yang tepat dari orang tua. Foto: plus.kapanlagi.com

KAGAMA.CO, BULAKASUMUR – Masa remaja menjadi tahapan rawan dalam perkembangan manusia.

Dia, yang menuntaskan masa kanak-kanaknya, tengah berjuang memasuki fase menuju kedewasaan.

Dalam mengarungi titian menuju kedewasaan, remaja mulai berusaha mencari makna, tujuan, dan esensi keberadaan dirinya di dunia.

Namun, tidak jarang eksplorasi yang mereka lakukan justru menimbulkan masalah untuk diri sendiri maupun orang lain.

Fenomena yang terjadi pada remaja tidak luput dari perhatian Agnes Maria Sumargi dan Alfonza Nugrahaning Kristi.

Baca juga: Berbagai Ide Bisnis Jelang Natal dan Tahun Baru

Kepedulian Agnes dan Alfonza terhadap masalah ini dituangkan dalam penelitian berjudul Well-Being Orang Tua, Pengasuhan Otoritatif, dan Perilaku Permasalahan pada Remaja.

Penelitian ini dipublikasikan melalui Jurnal Psikologi UGM tahun 2017.

Agnes dan Alfonza mencoba menguji apakah perilaku permasalahan remaja dapat ditanggulangi dengan well-being (kesejahteraan hidup) orang tua dan gaya asuh otoritatif.

Mengutip seorang pakar, Agnes dan Alfonza, yakin bahwa faktor keluarga memegang peran penting dari perilaku bermasalah pada remaja.

Sebab, keluarga adalah lingkungan terdekat dalam kehidupan anak yang dapat menjadi pemicu kemunculan perilaku bermasalah.

Baca juga: Peringati Dies Natalis ke-70 UGM, Kagama Pemalang Gelar Donor Darah