Mengapa Tidak Boleh Memanaskan Kendaraan Terlalu Lama?

Masih ada sebagian orang yang memperdebatkan cara memanaskan kendaraan yang ideal.(Foto: swara.tunaiku.com)
Masih ada sebagian orang yang memperdebatkan cara memanaskan kendaraan yang ideal.(Foto: swara.tunaiku.com)

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Sebelum pergi berkendara, kita perlu membiasakan diri memanaskan kendaraan saat pagi hari sebelum beraktifitas. Memanaskan kendaraan berguna untuk mengurangi kebocoran kompresi, mencegah keausan, dan membuat proses pebakaran yang sempurna.

Apalagi, jika pemanasan kendaraan dilakukan dalam waktu yang lama, maka ketiga manfaat tersebut akan dirasakan.

Namun, ternyata hal di atas merupakan teori lama yang masih menjadi kebiasaan orang kebanyakan. Tahukah anda? Memanaskan kendaraan saat pagi hari dapat membuat kendaraan anda boros bahan bakar.

Dilansir dari situs Suzuki, mesin akan mengalami overheating atau kepanasan jika dipanaskan terlalu lama. Ditambah stasioner mesin yang dinyalakan dalam skala rendah. Padahal pompa oli yang bertugas menyebarkan pelumas ke seluruh mesin akan bekerja pada putaran yang tinggi saat anda berkendara.

Pernyataan ini pun disetujui oleh dosen ITB, Tri Yuswidjajanto yang mengatakan bahwa sebaiknya pengendara cukup menyalakan motor lalu langsung jalan. Hal ini berlaku bagi pengendara motor maupun mobil.

Walaupun begitu, masih ada sebagian orang yang memperdebatkan cara memanaskan kendaraan yang ideal. Ada yang mengatakan memanaskan kendaraan lebih lama akan membuat bahan bakar yang tadinya mengental menjadi cair.

Pengalaman beberapa orang, jika motor kurang lama dipanaskan, mesin motor kemungkinan akan berkali-kali mati saat perjalanan.

Untuk menjawab berbagai kebingungan ini, berikut ini berbagai alasan kuat untuk tidak memanaskan kendaraan terlalu lama.