BULAKSUMUR, KAGAMA.CO—Berada di jantung Daerah Istimewa Yogyakarta, UGM tak hanya dipenuhi gedung-gedung menjulang. Di sudut-sudutnya banyak pula pohon yang memberikan suasana asri. Dengan luas lahan 211,9846 Ha, UGM memiliki ruang terbuka hijau 30%. Ada sekitar 10.200 pohon yang tumbuh di situ.

Dengan ruang terbuka hijau seluas itu, tentu perlu ada perawatan dan penataan agar kondisinya tetap asri dan menunjang kegiatan sivitas akademika. UGM punya POKJA Pengelolaan Vegetasi Kampus untuk mengurusi hal tersebut.

Pohon berlabel waspada di area Lembah UGM. (Foto: Dok. Nabil)
Pohon berlabel waspada di area Lembah UGM. (Foto: Dok. Nabil)

Salah satu usahanya ialah melakukan inventarisasi dan evaluasi kesehatan pohon secara rutin. Jika Anda pernah melihat pohon di UGM yang ditempeli tanda berwarna hijau, kuning atau merah, itu merupakan salah satu proses evaluasi yang dilakukan mereka.

Seperti diceritakan oleh Dr. Ir. Dwi T. Adriyanti, M.P sekretaris POKJA tersebut, evaluasi dilakukan karena banyak pohon yang roboh. “Jadi kita melakukan pengecekan mana pohon yang kuat mana yang tidak,” kisahnya.