Membaca Kembali Maklumat Reformasi 20 Mei 1998 di Yogyakarta

794
Pada 20 Mei 1998, Sultan mengajak masyarakat Yogyakarta dan seluruh rakyat Indonesia untuk mendukung gerakan reformasi. Foto: Arsip UGM
Pada 20 Mei 1998, Sultan mengajak masyarakat Yogyakarta dan seluruh rakyat Indonesia untuk mendukung gerakan reformasi. Foto: Arsip UGM

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Satu peristiwa penting pernah terjadi pada 20 Mei 1998, atau tepatnya 22 tahun yang lalu.

Kala itu, Raja Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X, membacakan maklumat yang berisi seruan dukungan terhadap gerakan reformasi yang dihelat di Pagelaran Kraton Yogyakarta.

Dalam maklumat yang dibacakan, setidaknya ada empat hal yang diminta oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Sultan mengajak masyarakat Yogyakarta dan seluruh rakyat Indonesia untuk mendukung gerakan reformasi yang kala itu cukup masif.

Ada pula ajakan kepada TNI (ABRI pada waktu itu) untuk melindungi rakyat dan gerakan reformasi. Hal ini sebagai wujud manunggal ABRI dan Rakyat.

Baca juga: PP KAGAMA dan PT AKR Corporindo Salurkan Bantuan Sembako dan Alat Kesehatan untuk Masyarakat Jogja

Sultan juga mengajak masyarakat di Yogyakarta untuk menjaga kesatuan dan persatuan bangsa, termasuk mencegah tindakan anarkis yang melanggar moral Pancasila.

Tak lupa, masyarakat juga diminta untuk berdoa dengan agama dan kepercayaan masing-masing untuk keselamatan bangsa dan negara.

Dalam membacakan maklumat, Sultan Hamengkubuwono X didampingi Paku Alam VIII, yang kala itu masih menjabat Gubernur DI Yogyakarta.

Selain itu Sultan juga didampingi beberapa rektor perguruan tinggi di Yogyakarta, salah satunya adalah Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof. Dr. Ichlasul Amal.

Acara tersebut rupanya menyedot animo yang besar dari masyarakat Yogyakarta, terbukti dengan datangnya satu jutaan orang yang ikut serta untuk menyaksikan.

Baca juga: KAGAMA Bontang Gelar BAKSO Tahap II, 16 Kelompok Masyarakat Jadi Sasaran