Masa Studi Tak Sesuai Target, Melinda Malah Jadi Lulusan Terbaik FTP UGM

1024
Saya ingin menjadi pengajar, bisa mengabdi kepada masyarakat dan tetap bisa melakukan riset di bidang agroindustri. Foto: Istimewa
Saya ingin menjadi pengajar, bisa mengabdi kepada masyarakat dan tetap bisa melakukan riset di bidang agroindustri. Foto: Istimewa

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Setelah berjuang selama 1 tahun 10 bulan, Melinda Sugiana Dharmawati akhirnya resmi meraih gelar masternya pada Wisuda Program Pascasarjana Periode II Tahun Akademik 2019/2020.

Hal yang lebih menggembirakan lagi, Melinda mampu meraih IPK tertinggi di Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UGM.

Hal ini sekaligus membuatnya menjadi lulusan terbaik di fakultasnya.

Peraih IPK 3.98 ini mengaku senang, bersyukur dan tidak menyangka bakal mendapat predikat sebagai Wakil Wisudawan.

Selama ini Melinda tidak muluk-muluk soal IPK, yang penting bisa mendapat predikat cumlaude.

“Alhamdulillah orang tua bangga dapat kabar putrinya jadi wakil wisudawan fakultas yang bisa diwisuda oleh Pak Rektor,”

“Karena orang tua mengikuti secara detail bagaimana perjalanan studi sejak awal kuliah sampai tesis selesai yang tidak mudah perjuangannya,” ungkap Melinda.

Melinda mengaku, pencapaiannya itu sebetulnya tak sesuai target.

Saya ingin menjadi pengajar, bisa mengabdi kepada masyarakat dan tetap bisa melakukan riset di bidang agroindustri. Foto: Istimewa
Saya ingin menjadi pengajar, bisa mengabdi kepada masyarakat dan tetap bisa melakukan riset di bidang agroindustri. Foto: Istimewa

Baca juga: Pegawai Dinas Lingkungan Hidup Kota Bontang Ini Raih IPK 4,00 di Fakultas Teknik UGM

Sebelumnya dia berusaha untuk bisa diwisuda pada bulan Oktober.

Diceritakan oleh Melinda, selain menempuh studi, dia juga terlibat dalam project riset.

Melinda merasa kesulitan membagi waktu antara kuliahnya dengan project risetnya, yang kadang kala mengharuskan dia melakukan penelitian lapangan.

Hal ini terjadi pula saat dia mulai mengerjakan tesis.

Di luar kegiatan akademiknya di kampus, Melinda saat itu juga bekerja paruh waktu di Project Implementation Unit (PIU) UGM.

Di samping membagi waktu, Melinda berusaha mempertahankan nilainya.

Setiap kali berada pada masa-masa ujian, Melinda rajin membuat rangkuman sederhana untuk mempermudah dia dalam belajar.

Baca juga: Pertanian, Industri dan SDM Jadi Kunci Sulut Siap Tantang Era Industri 4.0