KAGAMA.CO, BULAKSUMUR — Tidak ada yang tahu bahwa diawali dengan keisengannya memukul-mukul drum di rumah, kini Mahesa Santoso Utomo menjadi salah satu drummer yang diakui kehebatannya.

Dalam keluarganya, hanya ada dua pilihan untuk mengisi waktu selepas sekolah, tidur siang atau kegiatan belajar lain seperti les musik dan mengikuti klub olahraga.

Mahesa belajar drum sejak kelas 4 SD sebelum akhirnya naik dari panggung ke panggung . (Foto: Mahesa)
Mahesa belajar drum sejak kelas 4 SD sebelum akhirnya naik dari panggung ke panggung
. (Foto: Mahesa)

Ia mulai latihan dengan drum kepunyaan snag ayah di rumah. Sejak kelas 4 SD itu pula dirinya rajin berlatih drum atas dorongan kedua orangtuanya.

Berbekal dari dorongan orangtuanya, Mahesa berhasil menyelesaikan semua tingkat kemahiran bermain alat musik dari tingkat basic hingga expert di salah satu lembaga pelatihan musik yang ada di jogja.

Dalam ceritanya mengenai awal mula memasuki dunia musik jazz, Mahesa hanya bisa menjelaskan sambil tertawa kecil. Ia mengakui bahwa pada saat itu, mengerti aliran musik pun tidak, memiliki bekal pengetahuan dalam permusikan juga hanya berasal dari les.