KAGAMA.CO, BULAKSUMUR—Gulma merupakan salah satu musuh bagi petani, namun di tangan lima mahasiswa UGM ini gulma ternyata bisa membawa manfaat bagi pertanian.

Tanaman yang kehadirannya tidak diinginkan di lahan pertanian dan mampu menurunkan hasil tanaman budiaya ini diolah menjadi kompos, pupuk cair dan biochar. Penggagas ide tersebut adalah Ayu Putri Subowo, Antonius Berlianto l, Joshua Eka Putra, Lidwina Arum Meta W., dan Maria Hera Gratias.

Kelima mahasiswa Fakultas Pertanian UGM ini merintis program Weeds Fertilizer yakni pemanfaatan gulma untuk pupuk.

“Selama ini penanggulangan gulma hanya dengan membakar atau menyemprotkan herbisida yang justru berdampak buruk bagi lingkungan,”jelas Ayu, Senin (09/07/2018) di Kampus UGM.