KAGAMA.CO, BULAKSUMUR— Ulat sutera merupakan salah satu sumber daya unggulan yang dimiliki Desa Karang Tengah, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Potensi ulat sutera baik jenis ulat sutera emas maupun ulat sutera coklat cukup besar berasal dari kebun jambu mete yang banyak terdapat di kawasan tersebut.

Melihat potensi tersebut, sekelompok mahasiswa UGM memberdayakan masyarakat dalam mengelola ulat sutera. “Dalam sekali panen warga bisa meraup hingga 10 Kg kepompong ulat sutera emas dan ulat sutera coklat,” ungkap Putri Hayuning Tyas, salah satu anggota tim pengabdian masyarakat UGM di Karang Tengah, pada Rabu (18/07/2018)

Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan Putri bersama dengan rekan-rekannya di FEB UGM yakni Melynda Rukmmana Devi, Thariq Surya Gumelar, dan Wafa Rizki yang tergabung dalam tim PKM Pengabdian Masyarakat UGM. Dibantu empat volunteer yaitu Anisabila Galuh, Nadhifa Aisha, Mutiara Amalia, dan Wildan Sulchan, mereka mendampini masyarakat melakukan pengelolaan ulat sutera.