Selain pentas seni budaya, juga diselenggarakan talkshow geothermal, pentas kuliner khas Sulawesi Utara, lomba anak-anak, pameran geothermal, serta pameran foto geothermal. Turut hadir dalam acara ini Staf Ahli Walikota Bidang Administrasi dan Sumber Daya Manusia Kota Tomohon Mariam Rau S.H, M.H , Dekan Fakultas Teknik UGM, Prof. Ir. Nizam, M.Sc., Ph.D Universitas Gadjah Mada, dan kalangan pemerintahan daerah, industri panas bumi, pelaku pariwisata, serta masyarakat luas.

Dosen Pembimbing Lapangan KKN UGM Unit Lahendong Ir. Pri Utami, MSc., Ph.D., mengatakan  festival ini diselenggarakan sebagai wadah pembelajaran bagi masyarakat luas tentang panas bumi yang potensinya cukup besar di Sulawesi Utara. Selain itu juga sebagai bentuk rasa syukur memiliki sumber energi panas bumi yang bersih serta ramah lingkungan.

Dia juga berharap kedepan masyarakat dan pemerintah daerah dapat mengelola potensi panas bumi yang ada. Pasalnya Sulawesi Utara memiliki potensi panas bumi yang besar dengan kondisi bentang alam yang indah sehingga berpotensi untuk dikembangkan menjadi pariwisata panas bumi. (Humas UGM/Ika)