Guna mendapatkan infromasi terkait fungsi gen PaFT1 dalam peningkatan kecepatan pembungaan, Wahyuningsih melakukan penelitian secara lebih mendalam. Dia ingin mengetahui secara pasti apakah gen ini dapat digunakan untuk menginduksi pembungaan secara cepat pada tanaman anggrek dan tanaman hortikultura lainnya yang mempunyai masa vegetatif panjang.

“Hasilnya menunjukkan kecepatan pembungaan tanaman tembakau transforman 24 hari lebih awal dibandingkan tanaman non transforman,” jelasnya.

Hal tersebut membuktikan bahwa transgen PaFTI yang telah terintegrasi ke dalam DNA genom tembakau secara fungsional menunjukkan percepatan pembungaan. Selain itu hasil penelitian memperlihatkan adanya penambahan kuntum bunga tembakau.(Humas UGM/Ika)