Mahasiswa dan Kolega Mengenal Almarhum Sudaryanto sebagai Sosok yang Kalem dan Santun

186
Dosen Fakultas Filsafat UGM Dr. Sudaryanto telah berpulang. “Pak Kalkulus” itu dikenal sebagai pribadi yang sederhana, pendiam, dan baik hati. Foto: Humas UGM
Dosen Fakultas Filsafat UGM Dr. Sudaryanto telah berpulang. “Pak Kalkulus” itu dikenal sebagai pribadi yang sederhana, pendiam, dan baik hati. Foto: Humas UGM

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Santun dan kalem, dua karakter yang paling melekat pada sosok almarhum dosen Fakultas Filsafat UGM Dr. Sudaryanto.

Demikian Dekan Fakultas Filsafat UGM, Dr. Arqom Kuswanjono mengenang almarhum.

Segenap keluarga Fakultas Filsafat UGM dan kolega-kolega dekatnya merasa kehilangan dan mengenang kesan-kesan mendalam bersama almarhum semasa hidup.

“Beliau dikenal sebagai dosen yang rajin dan sangat baik, penampilannya sederhana dan rapi, sikapnya santun dan kalem, orang Jawa bilang lomah lameh (pendiam tapi banyak senyum),” ujarnya saat dihubungi Kagama.

Bagi Arqom, almarhum merupakan tipe orang yang sabar dan cenderung tak ingin berkonflik, sehingga dalam berinteraksi almarhum tak pernah mau sembarang bicara, bahkan lebih memilih tak bicara jika memang tak perlu.

Baca juga: Alumnus Magister Manajemen UGM Tempati Jabatan Direktur Utama PT Angkasa Pura Properti

“Orangnya ramah selalu menyapa siapa saja yang ditemui serta menghargai orang yang lebih muda, bahkan memanggil mahasiswa selalu dengan panggilan ‘mas’ untuk menghormati,” tuturnya.

Hal yang sama juga dirasakan pensiunan dosen Fakultas Filsafat UGM sekaligus kolega Sudaryanto, Achmad Charris Zubair.

Bagi Charris, almrahum adalah sosok yang pendiam, rendah hati, dan cerdas.

“Saya akan mengenang sosok teman yang kalau bicara perlahan. Namun, tampak cerdas kalau sedang membahas bidang ilmunya yaitu di bidang Filsafat Keindahan dan Filsafat Seni,” tutur Ketua KAGAMA Fakultas Filsafat itu.

Beberapa mahasiswa almarhum yang juga merupakan alumnus Fakultas Filsafat dari berbagai angkatan menyampaikan kesan dan duka citanya kepada sang guru.

Baca juga: Ketua KAGAMA Filsafat: Alumni Filsafat UGM Punya Peran Penting untuk Masyarakat