Kumpulkan 1.019 Kreasi Rengeng-rengeng, LAURA UGM Raih Apresiasi dari Kementerian PANRB

35
Laboratorium Antropologi untuk Riset dan Aksi (LAURA) UGM, mengambil inisiatif aksi kebudayaan dalam menanggapi krisis Covid-19. Foto: Ist
Laboratorium Antropologi untuk Riset dan Aksi (LAURA) UGM, mengambil inisiatif aksi kebudayaan dalam menanggapi krisis Covid-19. Foto: Ist

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Pandemi Covid-19 menghampiri Indonesia sejak awal Maret tahun ini.

Beragam upaya dilakukan elemen masyarakat agar wabah segera sirna dari bumi pertiwi.

Laboratorium Antropologi untuk Riset dan Aksi (LAURA) UGM menjadi salah satu pihak yang terlecut menyumbang kontribusi.

LAURA UGM menginisiasi aksi solidaritas bertajuk Laura Sirep Pageblug dengan media rengeng-rengeng Maskumambang.

Anggota tim riset LAURA, Ignasius Kendal, mengatakan, pihaknya mengajak siapa saja untuk memulai rengeng-rengeng atau melantunkan uliran nalar dan budi secara musikal dan visual.

Laboratorium Antropologi untuk Riset dan Aksi (LAURA) UGM, mengambil inisiatif aksi kebudayaan dalam menanggapi krisis Covid-19. Foto: Ist
Laboratorium Antropologi untuk Riset dan Aksi (LAURA) UGM, mengambil inisiatif aksi kebudayaan dalam menanggapi krisis Covid-19. Foto: Ist

Baca juga: Kata Ekandari Sulistyanngsih, Canthelan adalah Sarana Penyembuhan Diri di Masa Pandemi

Lalu membuka jalan keluar dari krisis pandemi penuh percaya diri.

“Laura Sirep Pageblug, adalah daya gotong royong menghadapi dan mengelola krisis pandemi secara kultural,” ucap Ignasius.

“Pandemi menyebabkan kebiasaan keseharian hidup manusia baik secara individu maupun komunitas berubah.”

“Perubahan ini sering kali tidak dapat secara cepat diadaptasi dalam kehidupan keseharian manusia hingga pada akhirnya menyebabkan terjadinya krisis,” terangnya.

Karena itu, lanjut Ignasius, diperlukan upaya mitigasi bencana berupa penyadaran atau penguatan individu maupun kelompok.

Baca juga: Respons Bupati Petrus Kasihiw untuk Bangkitkan UMKM Teluk Bintuni pada Masa Pandemi