Konser Gemilang 70th UGM Hadirkan Musisi Lintas Angkatan dan Tertawa Bareng Cak Lontong

161
"Saya ini sudah kenal lama dengan Pak Rektor. Pernah Saya sapa, beliau menatap Saya cukup lama, kemudian baru berkenalan. Ya, itu 'kenal lama’,” kelakar Cak Lontong. Foto: Tom Blero

KAGAMA.CO, BULAKSUMUR – Sekolah Vokasi (SV) UGM menggelar Konser 70th UGM Gemilang, pada Sabtu (07/12/2019) di Gedung Grha Sabha Pramana.

Gelaran ini sekaligus memperingati Dies Natalis ke-10 SV dan Lustrum ke-14 UGM.

Acara ini dalam perasiapannya dimotori langsung oleh BEM KM SV UGM.

Ketua panitia Fitri Damayanti Brutu S.E, M.Sc, mengatakan, SV UGM kali ini mempersembahkan pergelaran yang menghibur.

Penonton dihibur dengan penampilan dari musisi-musisi papan atas lintas zaman, kolaborasi mahasiswa dan dosen.

Konser 70th UGM Gemilang terbuka untuk umum dan sebanyak 1.600 tiket habis terjual.

Fitri berharap konser ini bisa rutin diselenggarakan setiap tahun.

Dalam salah satu lagu yang dibawakan oleh Yana, Wikan ikut mengiringi musiknya dengan piano. Foto: Tom Blero
Dalam salah satu lagu yang dibawakan oleh Yana, Wikan ikut mengiringi musiknya dengan piano. Foto: Tom Blero

Baca juga: Mengasuh Remaja dengan Tepat Agar Tidak Bermasalah

Sementara itu, Dekan SV UGM, Wikan Sakarinto, S.T., M.Sc., Ph.D., menyampaikan konser ini lain dari biasanya.

“Konser musik lain, kebanyakan mengundang musisi-musisi yang itu-itu saja, udah sering. Nah, kami ingin membuat sesuatu yang beda. Kita memadukan penyanyi-penyanyi lintas angkatan, ditambah dengan sense humor dari Cak Lontong yang ngajak kita ‘mikir’,” ujar Wikan dalam sambutannya.

Wikan mengapresiasi kerja keras para mahasiswa yang berlatih kira-kira sebanyak 20 kali.

Apalagi beberapa hari setelahnya mahasiswa harus mengikuti UAS dan masa hari tenang mereka korbankan untuk berlatih.

Kolaborasi Lintas Generasi

Kolaborasi musik dari GMCO dengan conductor Dwiki Dharmawan, serta penyanyi Yana Yulio, menghasilkan musik yang berbeda dan megah.

Yana membawakan beberapa lagi yang tren di era tahun 1990-an.

Dalam salah satu lagu yang dibawakan oleh Yana, Wikan ikut mengiringi musiknya dengan piano.

Baca juga: Arie Sujito Tak Pernah Berhenti Memperjuangkan Tradisi Kritis