Komoditas Teh Indonesia Bisa Dikembangkan untuk Mendukung Transformasi Ekonomi Desa

19
Sekjen Kementerian Desa PDTT sekaligus Wakil Ketua Umum II PP KAGAMA, Anwar Sanusi mengatakan, pengembangan komoditi teh bisa menjadi salah satu kekuatan untuk mendukung ketahanan pangan di Indonesia. Foto: Ist
Sekjen Kementerian Desa PDTT sekaligus Wakil Ketua Umum II PP KAGAMA, Anwar Sanusi mengatakan, pengembangan komoditi teh bisa menjadi salah satu kekuatan untuk mendukung ketahanan pangan di Indonesia. Foto: Ist

KAGAMA.CO, JAKARTA – Satu dari lima provinsi produsen teh terbesar, Sumatera Utara, menurut data dari BPS pada tahun 2018 menghasilkan teh sebanyak 96, 3 ribu ton.

“Angka tersebut diperoleh dari lahan perkebunan yang memiliki luas 78,9 ribu hektar.”

Demikian disampaikan Sekjen Kementerian Desa PDTT, Anwar Sanusi dalam acara KAGAMA Ngeteh Merdeka: Memerdekakan Teh Indonesia, yang digelar oleh Kagama.id pada Sabtu (19/09/2020) secara daring.

Acara ini dihadiri oleh beberapa narasumber antara lain Penasihat Asosiasi Teh Indonesia, Dr.Ir Rachmad Gunadi, Founder Kedai Teh Laresolo, Bambang Laresolo, dan Co-Founder Sanka+Bira Tea, Joni Lima.

Dalam sambutannya, Anwar berharap, pemanfaatan lahan untuk memproduksi teh bisa dikembangkan lagi.

Baca juga: Pengurus KAGAMA Jateng Raih Penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia

Pasalnya, kata Anwar, pengembangan komoditi teh bisa menjadi salah satu kekuatan untuk mendukung ketahanan pangan di Indonesia.

“Tanaman teh memang memiliki kultur sendiri dan dikembangkan di suatu kondisi geografis tertentu. Namun, hal tersebut tidak lantas menghambat komoditi teh untuk berkembang.”

“Tidak menutup kemungkinan ada daerah-daerah lain yang potensial untuk ditanami teh,” jelasnya.

Wakil Ketua Umum II PP KAGAMA itu melihat, produksi teh di Indonesia masih punya peluang untuk dikembangkan lebih baik lagi.

Menurut dia, industri komoditi teh masih didominasi oleh perusahaan-perusahaan milik negara. Kontribusi dari swasta untuk pengembangan teh di Indonesia masih minim.

Baca juga: Hasilnya Lebih Bersih dan Higienis, Begini Cara Bercocok Tanam Hidroponik